Sains
Rabu, 21 April 2021

Arkeolog Temukan Kompleks Makam Raksasa Berusia 5.000 Tahun

Kompleks raksasa berusia 5.000 tahun tersebut terlihat dari satelit.

Dinar Surya Oktarini
cloud_download Baca offline
Ilustrasi arkeolog. (Shutterstock)
Ilustrasi arkeolog. (Shutterstock)

Hitekno.com - Setelah terdeteksi dari foto satelit, kompleks raksasa berusia 5.000 tahun ditemukan para arkeolog, terdiri dari gundurkan kuburan kuno dan makam berlapis batu di Polandia.

Penggalian yang dilakukan di dekat Kota Dbiany itu mengungkap tujuh makam Neolitik serta sisa-sisa benteng abad pertengahan awal dan pemakaman dua kuda Zaman Perunggu.

Selusin gundukan kuburan kuno yang ditemukan masing-masing memiliki panjang antara 40 meter dan 50 meter, terbuat dari tanah, batu, dan palisade dari tiang yang sekarang telah membusuk.

Tim ahli menduga itu adalah peninggalan pemukiman prasejarah di daerah tersebut oleh orang-orang Neolitik Funnel Beaker.

"Pemakaman megalitik di Dbiany adalah salah satu situs terbesar dan paling menarik dari jenis ini di Eropa Tengah. Ini memberi kami data luar biasa tentang kebiasaan pemakaman di budaya Funnel Beaker," kata Marcin Przybya dan Jan Bulas, arkeolog yang terlibat dalam penemuan ini.

Orang-orang Funnel Beaker adalah petani yang bermigrasi ke wilayah yang sekarang disebut Spanyol dan Prancis.

Ilustrasi arkeolog. [Hulki Okan Tabak/Unsplash]
Ilustrasi arkeolog. [Hulki Okan Tabak/Unsplash]

Para arkeolog sebelumnya telah menemukan gundukan kuburan kuno panjang ang dibuat oleh orang-orang Funnel Beaker di tempat lain di Polandia, serta di Jerman dan Skandinavia selatan.

Tapi diperkirakan bahwa pemakaman kuno di dekat Dbiany bisa menjadi salah satu kompleks kuburan Beaker Funnel terbesar yang pernah ditemukan.

Temuan ini sendiri dilakukan oleh Bulas, yang pertama kali memperhatikan bahwa garis lurus yang terlihat dalam foto satelit di lapangan dapat disebabkan oleh sisa-sisa bawah tanah dari struktur empat sisi.

Bentuk empat sisi yang dilihat Bulas di foto satelit ternyata benteng dan parit awal abad pertengahan, sebelum kerajaan Polandia pertama didirikan pada 1025.

Sekarang, para arkeolog berencana untuk melanjutkan penggalia untuk mempelajari lebih lanjut tentang gundukan kuburan kuno dan kuburan Neolitik serta sisa-sisa benteng dan parit abad pertengahan.

Dilansir dari Live Science, Jumat (26/3/2021), sejauh ini para ahli tidak menemukan bukti bahwa benteng itu dihuni secara permanen.

Diperkirakan benteng tersebut mungkin perkemahan militer dan tidak ada bangunan serupa yang ditemukan di Polandia. (Suara.com/Lintang Siltya Utami)

Terkait

Terkini