Sains
Minggu, 11 April 2021

Ditemukan Kepingan Emas dengan Gambar Unik, Berusia Ribuan Tahun

Gambar yang tertuang dalam kepingan emas ini menarik perhatian para arkeolog untuk mendalami lebih lanjut.

Agung Pratnyawan
cloud_download Baca offline
Ilustrasi arkeolog. (Shutterstock)
Ilustrasi arkeolog. (Shutterstock)

Hitekno.com - Para arkeolog Swedia menemukan kepingan emas atau foil emas menampilkan sejumlah figur yang terukir di dalamnya.

Menariknya, dalam temuan foil emas ini terdapat ukiran pasangan yang sedang saling berpelukan,

Figur unik tersebut berusia 1.300 tahun dan ditemukan di reruntuhan aula besar di situs Aska, Swedia.

Para arkeolog dan ahli masih mencoba mengumpulkan figur foil emas yang rusak untuk mengungkap lebih banyak tentang orang yang terukir di atasnya.

"Kami memperkirakan menemukan 22 figur foil. Jumlah pastinya tidak begitu jelas karena sebagian besar terpecah-pecah dan ada beberapa ketidakpastian mengenai fragmen mana yang menyatu," kata Martin Rundkvist, profesor arkeologi di Universitas Lodz, dikutip dari Live Science, Jumat (12/3/2021).

Foil emas bergambar pasangan berpelukan. [Academia]
Foil emas bergambar pasangan berpelukan. [Academia]

 

Meskipun rusak, fragmen tersebut memiliki keteraturan. Ketika ditemukan, banyak potongan yang terlipat kurang rapi.

Seorang ahli emas bernama Eddie Herlin membukanya dan salah satu figur memiliki ujung yang terlipat ke bagian tengah.

Meskipun beberapa figur emas telah ditemukan di situs lain di Swedia, namun tidak ada catatan tertulis yang masih tersisa tentang hal itu.

Salah satu kemungkinannya adalah pasangan yang berpelukan merupakan pasangan dewa dan dewi.

"Kami tahu bahwa raja pada saat itu mengklaim sebagai keturunan dewa atau mereka mungkin menggambarkan pangeran dan putri yang akan menikah," tambah Rundkvist.

Foil emas bergambar pasangan berpelukan. [Academia]
Foil emas bergambar pasangan berpelukan. [Academia]

 

Selain foil emas, para arkeolog juga menemukan sisa-sisa dua buah permainan yang terbuat dari tulang paus serta tiga liontin besi dengan pola spiral.

Penanggalan radiokarbon menunjukkan bahwa aula di situs tersebut dibangun antara tahun 650 M dan 680 M.

Sementara itu, pembongkaran aula diprediksi terjadi sekitar tahun 940 M. Tidak ada tanda-tanda kerusakan akibat kekerasan dan aula tersebut mungkin dibongkar oleh orang-orang yang menggunakannya.

Itulah temuan arkeolog arkeolog Swedia yang mendapati kepingan emas dengan gambar unik berusia ribuan tahun. (Suara.com/ Lintang Siltya Utami).

Terkait

Terkini