Sains
Sabtu, 17 April 2021

Sempat Hilang, Artefak Piramida 5.000 Tahun Kembali Ditemukan

Awalnya artefak ini ditemukan pada akhir abad ke-19, namun hilang. Namun kini telah kembali.

Agung Pratnyawan
cloud_download Baca offline
Ilustrasi arkeolog. (Shutterstock)
Ilustrasi arkeolog. (Shutterstock)

Hitekno.com - Para ilmuwan telah mengungkap satu dari tiga artefak kuno dari dalam Piramida Agung (Great Pyramid) Mesir. Uniknya, ditemukan di dalam kareng rokok karena salah penempatan.

Artefak fragmen kayu cedar berusia 5.000 tahun, pertama kali ditemukan pada akhir abad ke-19. Namun benda ini telah hilang selama lebih dari 70 tahun lamanya.

Hingga akhirnya ditemukan kembali artefak dari Piramida Agung tersebut, di tempat yang tak terduga.

Sebuah catatan yang ditemukan pada 2001 menunjukkan, fragmen telah disumbangkan ke Universitas Aberdeen.

Namun, jejaknya menjadi misterius dan artefak kuno itu menghilang hingga akhir tahun lalu ketika asisten kurator di universitas secara kebetulan menemukannya.

Piramida Agung Giza di Mesir. (Wikipedia/ Nina-No)
Piramida Agung Giza di Mesir. (Wikipedia/ Nina-No)

 

Abeer Eladany, asisten kurator tersebut menyadari bahwa kaleng rokok kecil dengan bendera Mesir kuno, yang ia temukan tidak termasuk dalam barang-barang di dalam daftar.

"Rasanya seperti menemukan jarum di tumpukan jerami. Saya tidak pernah membayangkan akan menemukan sesuatu yang begitu penting bagi warisan negara saya sendiri," ucap Eladany yang berasal dari Mesir.

Dilansir dari Science Alert, Jumat (18/12/2020), fragmen tersebut pertama kali ditemukan di Kamar Ratu Piramida Besar pada 1872 oleh insinyur Waynman Dixon.

Hasil penanggalan karbon menunjukkan bahwa artefak kuno tersebut dibuat antara 3341 dan 3094 SM, jauh sebelum pembangunan piramida.

Itulah penemuan kembali artefak dari Piramida Agung Mesir yang berusia 5.000 tahun setelah hilang bertahun-tahun. (Suara.com/ Lintang Siltya Utami).

Terkait

Terkini