Kamis, 03 Desember 2020

Diduga dari Laut Dalam, Gurita Misterius Ini Memancing Perhatian Ilmuwan

Ilmuwan menduga bahwa hewan ini adalah Haliphron atlanticus, spesies gurita yang tinggal di laut dalam.

Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta
cloud_download Baca offline
Gurita misterius ini memancing perhatian ilmuwan. (Instagram/ whidbeycamanolandtrust)
Gurita misterius ini memancing perhatian ilmuwan. (Instagram/ whidbeycamanolandtrust)

Hitekno.com - Seekor gurita misterius mirip "agar-agar" berwarna merah yang terdampar di salah satu pantai Washington, Amerika Serikat ini menarik perhatian ilmuwan. Ahli Chephalopoda di Amerika Serikat ikut memberikan pendapat mereka mengenai spesies hewan tersebut.

Sang penemu mengklaim bahwa ketika difoto, hewan ini mempunyai panjang 3,5 kaki atau 1 meter.

Awalnya hewan misterius ini mengerucut pada tiga spesies termasuk gurita merah Pasifik Timur (Octopus rubescens) di perairan dangkal, cumi-cumi vampir laut dalam (Vampyroteuthis infernalis), atau gurita dumbo laut dalam (Grimpoteuthis).

Namun ilmuwan akhirnya menduga serta mengarah ke gurita berlengan tujuh atau seven-armed octopus (Haliphron atlanticus).

Ron Newberry, seorang penduduk Pulau Whidbey, Washington, menemukan makhluk aneh ini pada akhir Agustus 2020.

Gurita misterius ini memancing perhatian ilmuwan. (Facebook/ Whidbey Camano Land Trust)
Gurita misterius ini memancing perhatian ilmuwan. (Facebook/ Whidbey Camano Land Trust)

 

Kemudian ia mengirimkan deretan fotonya ke akun Facebook dan Instagram Whidbey Camano Land Trust, sebuah organisasi nirlaba pelestarian alam.

"Itu mirip gumpalan merah dari sesuatu yang tampak seperti tentakel," kata Ron Newberry. Setelah difoto, air pasang membawa tubuh hewan yang sudah mati itu kembali ke perairan.

Dikutip dari Live Science, serangkaian ahli dari Seattle Aquarium, University of Washington, National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) menawarkan gagasan tentang identitas makhluk tersebut.

Namun sebagian besar setuju bahwa itu adalah gurita berlengan tujuh atau seven-armed octopus (Haliphron atlanticus). Berdasarkan catatan dari IUCN, kapal selam telah merekam spesies ini berenang di laut dalam, dan pukat dari kapal penangkap ikan pernah menangkap hewan ini pada ukuran besar.

Gurita misterius ini memancing perhatian ilmuwan. (Facebook/ Whidbey Camano Land Trust)
Gurita misterius ini memancing perhatian ilmuwan. (Facebook/ Whidbey Camano Land Trust)

 

Dr. Kirt Onthank, seorang profesor di Universitas Walla Walla setuju bahwa spesimen tersebut terlihat seperti Haliphron atlanticus berdasarkan tekstur, ukuran dan bentuknya yang seperti jeli.

"Jadi itu (Haliphron atlanticus) akan menjadi tebakan terbaik saya seaneh kelihatan pada awalnya. Ini sangat menarik karena saya sama sekali tidak tahu ada catatan tentang spesies ini dari daerah Puget Sound atau dari negara bagian Washington," kata Dr. Kirt Onthank.

Elaina Jorgensen, ilmuwan dari NOAA juga berpendapat bahwa itu adalah Haliphron.

"Saya telah melihat foto-foto Haliphron dari lepas pantai British Columbia, jadi bukan hal yang aneh jika mereka berada sejauh ini di utara. Mungkin saja hewan ini tertiup ke Puget Sound selama badai angin minggu lalu dan mati karena air bersalinitas rendah," kata Elaina Jorgensen.

Berdasarkan catatan ilmiah, Haliphron atlanticus adalah salah satu dari dua spesies terbesar dari gurita. Ukuran maksimum yang pernah tercatat adalah 3,5 meter dengan berat 75 kilogram.

Dan, terlepas dari namanya yang menarik, gurita tidak ini sebenarnya tidak memiliki tujuh lengan.

Pada spesies jantan, lengan kedelapan diposisikan dalam kantung di sebelah mata kanan, dan pejantan mengeluarkannya saat mentransfer sperma ke calon pasangan. Itu sebabnya hewan tersebut terlihat mempunyai 7 lengan meski secara morfologi tidak seperti itu.

Terkait

Terkini