Jum'at, 25 September 2020
Dinar Surya Oktarini : Selasa, 08 September 2020 | 17:53 WIB

Hitekno.com - Menjadi bagian dari misi Mars 2020, NASA meluncurkan penjelajah baru yang disebut Perseverance pada 30 Juli lalu menggunakan roket Atlas V. 

Badan Antariksa tersebut masih memiliki kembaran Perseverance yang disebut Optimism di Bumi. 

NASA Jet Propulsion Laboratory (JPL) mengatakan bahwa model rekayasa skala penuh dari rover tersebut, telah lulus uji mengemudi pertamanya pada 1 September lalu.

Tes tersebut berlangsung di gudang, tetapi memposisikan Optimism untuk tantangan yang lebih besar, yaitu menangani Mars Yard, simulasi lanskap Mars yang terletak di fasilitas JPL di California.

Optimism sebenarnya adalah akronim epik yang merupakan singkatan dari Operational Perseverance Twin for Integration of Mechanisms and Instruments Sent to Mars (Kembaran Perseverance operasional untuk integrasi mekanisme dan instrumen yang dikirim ke Mars).

Optimism, kembaran penjelajah Mars Perseverance. [NASA]

Penjelajah ini hampir identik dengan Perseverance, mulai dari ukuran, sistem penggerak, dan otak komputer. Optimism memiliki tugas penting yang harus dilakukan.

"Untuk menghindari sebanyak mungkin kendala yang tidak terduga setelah Perseverance mendarat pada 18 Februari 2021, tim membutuhkan penjelajah uji sistem kendaraan yang ada di Bumi (VSTB), untuk mengukur kinerja perangkat keras dan perangkat lunak sebelum mereka mengirimkan perintah pada Perseverance di Mars," kata NASA, seperti dikutip CNET, Selasa (8/9/2020).

Model penjelajah baru ini akan berbagi ruang di Mars Yard dengan Maggie, model teknik yang mewakiliki penjelajah Mars lain bernama Curiosity milik NASA.

"Misi Curiosity telah belajar dari Maggie yang tidak mungkin dipelajari dengan cara lain. Sekarang kita memiliki Optimism, misi Perseverance diperlengkapi dengan baik untuk mempelajari apa yang mereka butuhkan untuk berhasil di Mars," ucap Matt Stumbo dari NASA.

Perseverance memiliki misi untuk mencari tanda-tanda kehidupan purba di Planet Merah. Penjelajah itu juga membawa helikopter eksperimental dan dibeli dengan teknologi eksplorasi planet terbaru.

Robot kembarannya di Bumi akan membantu NASA mengatasi tantangan apa pun yang dihadapinya di Planet Merah, Mars. (Suara.com/Lintang Siltya Utami)

BACA SELANJUTNYA

NASA Ingin Beli Tanah Bulan, Ada yang Jual?