Senin, 26 Oktober 2020
Agung Pratnyawan | Amelia Prisilia : Selasa, 08 September 2020 | 15:45 WIB

Hitekno.com - Ilmuwan baru-baru ini menemukan total 13 peti mati kayu yang berasal dari 2.500 tahun yang lalu. Peti mati kayu ini ditemukan di pekuburan gurun Saqqara, Mesir. Menimbulkan pertanyaan, isi peti ini lalu dipertanyakan.

Berbeda dari peti mati lainnya di lokasi tersebut, 13 peti mati dari ribuan peti lainnya ini nampak dalam keadaan utuh dan tertutup rapat selama ribuan tahun lamanya.

Melansir dari Science Alert, Kementerian Pariwisata dan Kepurbakalaan Mesir menyebut bahwa 13 peti mati ini ditemukan di poros pemakaman 11 meter atau sekitar 36 kaki terkubur di bawah tanah.

Sangat terawat, ilmuwan dibuat terkejut melihat kayu yang masih utuh lengkap dengan warna yang dilukis di atas peti mati ini. Dugaan sementara menyebutkan bahwa peti mati ini kemungkinan sudah tersegel sejak pertama kali dikuburkan.

Kementerian Mesir berpendapat bahwa masih banyak peti yang terkubur dan belum ditemukan hingga kini. Lebih lanjut, daerah gurun Saqqara dipercaya sebagai pekuburan untuk Memphis yang merupakan ibu kota Mesir kuno.

Peti mati di Saqqara. (Kementerian Pariwisata dan Kepurbakalaan Mesir)

 

Selama kurang lebih 3.000 tahun lamanya, orang Mesir menguburkan orang mati di tempat ini. Beberapa tahun kemudian, lokasi yang sama menjadi pusat arkeologi.

Diduga kaut di daerah tersebut menjadi lokasi pemakaman bangsawan hingga pejabat tinggi yang dikubur bersama barang-barangnya, cartouche, hingga hewan. Tidak salah jika kuburan ini berisi barang-barang mewah pada zamannya.

Melihat peti mati kayu yang dikubur di lokasi yang kering namun masih awet ini, para ilmuwan menduga bahwa peti tersebut mengandung cairan khusus yang digunakan.

Peti mati di Saqqara. (Kementerian Pariwisata dan Kepurbakalaan Mesir)

 

Masih melakukan penelitian mendalam mengenai hal ini, para ilmuwan percaya bahwa penelitian tersebut dapat menambah informasi mengenai penemuan-penemuan menakjubkan semacam ini di masa mendatang.

BACA SELANJUTNYA

Terdeteksi Pertama Kali, Asam Amino Ditemukan Ada di Planet Venus