Kamis, 01 Oktober 2020
Dinar Surya Oktarini | Rezza Dwi Rachmanta : Jum'at, 14 Agustus 2020 | 10:00 WIB

Hitekno.com - Empat fosil tulang dari Isle of Wight, sebuah pulau di pesisir selatan Inggris, berhasil diteliti secara dalam oleh ilmuwan. Para peneliti meyakini bahwa fosil itu milik dinosaurus theropoda yang sebelumnya tidak diketahui.

Dianggap sebagai kerabat dekat Tyrannosaurus Rex (T-Rex), spesies baru ini memiliki panjang sekitar 4 meter.

Makhluk itu diyakini pernah hidup di Bumi sekitar 115 juta tahun lalu.

Penemuan yang diterbitkan dalam jurnal Papers in Palaeontology, menggambarkan empat fosil yang cukup unik.

Salah satu pemburu fosil tersebut adalah Robin Ward, yang sedang dalam liburan keluarga ketika dia menemukan salah satu sisa-sisa misterius.

Ilustrasi Vectaerovenator inopinatus saat bangkainya tenggelam di laut. (Press Release University of Southampton/ Trudie Wilson)

 

"Kegembiraan menemukan fosil tulang ini benar-benar luar biasa. Saya pikir mereka istimewa dan jadi kami bawa mereka saat mengunjungi Museum Pulau Dinosaurus. Mereka segera tahu ini adalah sesuatu yang langka dan bertanya apakah kami bisa menyumbangkannya ke museum untuk diteliti sepenuhnya," kata Robin Ward.

Fosil tersebut bergabung dengan tiga penemuan lain yang diserahkan oleh sesama penggemar fosil.

Kemudian keempatnya dipelajari oleh ahli paleontologi dari Universitas Southampton.

"Kami terkejut melihat betapa kosongnya hewan ini, ia penuh dengan ruang udara. Bagian dari kerangkanya pasti agak rapuh," kata Chris Barker, seorang peneliti dari Universitas Southampton dalam rilis resminya.

Spesies dinamai dengan Vectaerovenator inopinatus, dan langsung bergabung dengan T. rex serta burung modern dalam kelompok yang dikenal sebagai theropoda.

Fosil dinosaurus theropoda Vectaerovenator dengan banyak lubang. (Press Release University of Southampton)

 

Dikutip dari IFLScience, makhluk itu dicirikan oleh tulang pneumatiknya, yang berisi kantung udara sebagai perpanjangan dari paru-paru, memperlancar aliran oksigen dan membuat kerangka ringan.

Kemungkinan besar Vectaerovenator tinggal di daerah sebelah utara tempat sisa-sisa ditemukan, dengan bangkai telah hanyut ke laut dangkal di dekatnya.

"Anda biasanya tidak menemukan fosil dinosaurus di Shanklin karena mereka berada di habitat laut. Anda lebih mungkin menemukan fosil tiram atau kayu apung, jadi ini memang penemuan langka," kata Chris Barker menambahkan.

Isle of Wight terkenal sebagai salah satu lokasi teratas untuk sisa-sisa dinosaurus di Eropa, dan fosil Vectaerovenator baru sekarang akan dipamerkan di Dinosaur Isle Museum di Sandown, Shanklin, Inggris.

BACA SELANJUTNYA

Ilmuwan Ungkap Penampakan Embrio Dinosaurus untuk Pertama Kalinya