Senin, 28 September 2020
Dinar Surya Oktarini | Amelia Prisilia : Senin, 10 Agustus 2020 | 09:45 WIB

Hitekno.com - Ledakan di Lebanon beberapa waktu yang lalu ini sukses menjadi duka seluruh dunia. Cukup luar biasa, belum lama ini NASA merilis foto satelit yang ungkap dampak kerusakan akibat ledakan di Lebanon.

Potret ledakan di Lebanon yang dirilis NASA ini diambil dengan menggunakan satelit observasi yang biasanya digunakan untuk mengamati Bumi usai terjadi fenomena alam seperti gempa Bumi.

Mengutip Space.com, foto satelit ledakan di Lebanon ini diambil dan diteliti oleh tim Advanced Rapid Imaging and Analysis milik NASA yang bekerja sama dengan Earth Observatory of Singapore dan Jet Propulsion Laboratory.

Diciptakan dengan menggunakan data radar aperture sintetis dari luar angkasa, foto satelit ini ungkap parahnya ledakan di Lebanon. Biasanya data yang digunakan ini diambil untuk memperlihatkan perubahan sebelum dan sesudah fenomena besar terjadi.

Agar lebih jelas mengetahui dampak kerusakan akibat ledakan di Lebanon, NASA menggunakan pixel warna merah dan kuning yang mewakili tingkat kerusakan akibat ledakan besar tersebut.

Netizen serukan PrayForLebanon setelah ledakan besar terjdadi di Lebanon. (Twitter/ HarshithThadis6)

 

Pixel berwarna merah ini menunjukan kerusakan paling parah yang sebagian besar terjadi sekitar Pelabuhan Beirut. Semakin gelap warna merah ini, maka semakin parah kerusakan yang ditimbulkan dan terjadi.

Selain itu, untuk pixel berwarna oranye menunjukan kerusakan sedang yang terjadi. Warna kuning menunjukan dampak kerusakan paling sedikit akibat ledakan di Lebanon.

Setidaknya dari foto satelit ledakan di Lebanon ini terungkap bahwa tiap pixel warna mewakili dampak kerusakan dari kurang lebih 30 meter di daerah masing-masing.

Foto satelit ledakan di Lebanon. (Planet Labs)

 

NASA menyebutkan bahwa foto satelit ini sengaja dirilis untuk mengungkap daerah mana saja yang mengalami kerusakan paling parah akibat ledakan di Lebanon. Hal ini lalu berguna untuk mengirimkan bantuan pada korban-korban di daerah tersebut.

Selain NASA, perusahaan antariksa lainnya seperti Maxxar dan Planet Labs juga merilis foto satelit yang ungkap dampak kerusakan akibat ledakan di Lebanon ini.

BACA SELANJUTNYA

Melalui Misi Artemis, NASA Telah Pilih Astronot Perempuan Pertama ke Bulan