Kamis, 24 September 2020
Dinar Surya Oktarini : Kamis, 06 Agustus 2020 | 12:30 WIB

Hitekno.com - Pada Selasa (4/8/2020) kehancuran yang ditimbulkan ledakan besar di Beirut, Lebanon tertangkap jelas dalam satelit

Pesawat luar angkasa SkySat yang dioperasikan perusahaan Planet yang berbasis di San Fransisco berhasil menangkap citra rinci dari pelabuhan Beirut sebelum dan sesudah ledakan. 

Dilansir dari Space.com, Kamis (6/8/2020), Planet membagikan foto-foto itu dengan mengunggahnya melalui akun Twitter resmi @planetlabs pada 5 Agustus.

"Foto sebelum dan sesudah SkySat menunjukkan dampak ledakan kemarin di Beirut. Gambar ditangkap pada 31 Mei 2020 dan hari ini, 5 Agustus 2020," cuit Planet seraya mengunggah dua foto yang berdampingan.

Penampakan lokasi ledakan Beirut, Lebanon. [Twitter]

Perusahaan teknologi luar angkasa yang berbasis di Colorado, Maxar Technologies, juga melakukan hal serupa dengan berbagi foto yang diambil oleh satelitnya.

"Gambar sebelum dan sesudah dari #ledakan yang terjadi di #Beirut, #Lebanon pada 4 Agustus 2020. Gambar sebelum diambil pada Juni 2020 dan gambar sesudah diambil pada hari ini, 5 Agustus 2020. Gambar lainnya yang menunjukkan kehancuran akan menyusul," tulis Maxar Technologies melalui akun Twitter resmi @Maxar.

Pada gambar yang dibagikan dalam bentuk GIF tersebut, tampak terlihat jelas perbedaan sebelum dan sesudah ledakan terjadi.

Penampakan lokasi sebelum ledakan Beirut, Lebanon. [Twitter]

Pemandangan sebelum ledakan terjadi, memperlihatkan banyak bangunan. Namun setelah terjadi ledakan, sebagian besar wilayah yang berada di sekitar pelabuhan tampak hangus dan rata.

Menurut laporan dari pihak berwenang Lebanon, ledakan itu terjadi setelah kebakaran mencapai gudang yang berisi 2.750 ton amonium nitrat, senyawa peledak yang sering digunakan sebagai pupuk. Amonium nitrat dilaporkan telah disimpan di gudang sejak 2013 ketika itu diturunkan dari kapal yang disita.

Penampakan lokasi sesudah ledakan Beirut, Lebanon. [Twitter]

Foto-foto ini menyoroti seberapa efektif satelit observasi Bumi pribadi dapat memantau kejadian di permukaan Bumi. 

Kontribusi satelit Worlview Maxar juga membantu manusia untuk menilai dampak pandemi dalam skala global.(Suara.com/Lintang Siltya Utami)

BACA SELANJUTNYA

Video Ini Perlihatkan Ledakan Nuklir Terbesar, Ngeri!