Rabu, 28 Oktober 2020
Agung Pratnyawan | Amelia Prisilia : Senin, 22 Juni 2020 | 18:57 WIB

Hitekno.com - Mendapat pelukan dari orang yang kamu sayang saat hari sedang berat tentu akan membuatmu merasa tenang dan nyaman. Punya makna besar, ternyata ini manfaat berpelukan menurut sains.

Pada umumnya, dalam hubungan yang khusus, berpelukan merupakan hal yang wajar dilakukan. Pelukan sering diartikan sebagai cara menyampaikan rasa sayang antara satu orang ke orang yang lain.

Sadar akan hal ini, sebuah penelitian mengungkap bahwa tindakan sederhana ini memiliki efek yang sangat besar dan terkadang tidak disadari banyak orang.

Melansir dari Time.com, dalam sebuah jurnal yang diterbitkan di PLOS One, berpelukan dapat memberikan dampak besar terkait suasana hati dan stres setelah terjadi konflik sosial. Pelukan rupanya dapat meningkatkan perasaan positif dan mengurangi perasaan negatif.

Michael Murphy, seorang peneliti dari Universitas Carnegie Mellon menyebutkan bahwa berpelukan dalam sebuah hubungan pasangan kekasih mampu meminimalisir konflik yang sedang terjadi dalam hubungan tersebut.

Ilustrasi. (unsplash/Christiana Rivers)

 

Melakukan penelitian pada 404 orang dewasa, para peneliti ini menemukan bahwa berpelukan benar-benar meningkatkan berbagai hal positif pada semua orang terlepas dari jenis kelamin, usia, ras, hingga status hubungan.

Pelukan dapat meningkatkan produksi oksitosin dalam tubuh. Seperti yang diketahui, oksitosin merupaka neurotransmiter yang membantu emosi otak dan perasaan menjadi bahagia dan mengurangi stres serta kecemasan.

Ilustrasi. (Unsplash/@Parker Whitson)

 

Berpelukan dapat dikatakan merupakan dukungan sosial yang akan membuat seseorang merasa lebih baik saat situasi sedang penuh dengan tekanan. Selain itu, berpelukan juga membantu pengurasan kortisol yang selama ini berpengaruh pada tingkat stres seseorang.

Walaupun telah terbukti secara sains bahwa berpelukan memberikan manfaat positif pada seseorang, tidak semua orang rupanya senang untuk dipeluk. Merasa risih, membuat beberapa orang menjadi tidak nyaman dengan kondisi seperti ini.

BACA SELANJUTNYA

Secara Sains, Ini Penyebab Mengigau Saat Tidur