Selasa, 14 Juli 2020
Dinar Surya Oktarini | Rezza Dwi Rachmanta : Rabu, 10 Juni 2020 | 18:15 WIB

Hitekno.com - Tak hanya generasi kekinian yang suka bermain game, 1.700 tahun lalu ternyata orang-orang juga menyukai game. Ilmuwan menemukan sebuah board game atau papan permainan yang diyakini dimiliki oleh "orang elit" di Romawi Kuno.

Permainan papan yang ditemukan termasuk dadu kuno dengan bentuk memanjang dan beberapa chip.

Ditemukan di dekat rute laut yang dulu dianggap sangat penting, papan permainan ini diyakini digunakan untuk menjalin hubungan di antara para pedagang jarak jauh.

Sebanyak 18 benda yang ditemukan, mirip dengan chip yang sering digunakan untuk permainan Dam atau Checker.

Menurut press release yang dikeluarkan oleh University of Bergen, papan permainan ini ditemukan pada sebuah lubang bundar di situr Ytre Fosse, Norwegia sebelah barat.

Chip dan dadu memanjang dari Romawi Kuno. (Press Release University of Bergen)

 

Lubang itu diisi dengan arang hitam, endapan minyak, di mana para arkeolog juga menemukan sejumlah barang hangus, termasuk potongan-potongan tulang, guci tembikar, jarum perunggu, dan beberapa gelas terbakar.

Secara keseluruhan, itu adalah bukti dari lubang kremasi, di mana seorang individu berpangkat tinggi dibakar di api unggun dan dikelilingi oleh barang-barang "kuburan".

Arkeolog meyakini bahwa orang yang dikremasi di lubang itu termasuk "orang elit" Romawi Kuno.

Chip yang digunakan dalam papan permainan Romawi Kuno. (Press Release University of Bergen)

 

Chip dan juga dadu memanjang dipercaya berasal dari 300 M dan Zaman Besi Romawi (Roman Iron Age).

"Penemuan papan permainan dari Zaman Besi Akhir sangat langka baik di Norwegia maupun di seluruh Skandinavia. Chip dan dadu itu diilihami oleh permainan Romawi, Ludus latrunculorum. Pemiliknya kemungkinan orang berpangkat tinggi yang masuk dalam jajaran suku elit," tulis keterangan resmi dari peneliti dikutip dari Gizmodo.

Ludus latrunculorum, seperti game Romawi Kuno lain, mirip seperti catur dan backgammon.

Tempat penggalian di situs yang diyakini sebagai tempat dekat rute laut strategis Norwegia. (Press Release University of Bergen)

 

Game ini menjadi populer di kalangan masyarakat Jerman, yang akhirnya menyebar ke Skandinavia.

Dadu ditandai dengan titik lingkaran yang mewakili angka nol, tiga, empat, dan lima.

Selama Zaman Besi, tempat penemuan papan permainan ini merupakan tempat dekat rute laut strategis yang menghubungkan Norwegia utara ke Skandinavia selatan dan Benua Eropa.

BACA SELANJUTNYA

Arkeolog Temukan Bukti Populasi Manusia Bertahan dari Letusan Gunung Toba