Rabu, 02 Desember 2020

Simpan Pesan Misterius, Mesin Telegraf Kapal Titanic Ini Diburu

Bukan kalung berlian tersebut yang diburu. Sebuah perusahaan penyelamat justru memburu mesin telegraf nirkabel milik kapal Titanic ini.

Dinar Surya Oktarini | Amelia Prisilia
cloud_download Baca offline
Bangkai kapal Titanic. (NOAA/Institut Eksplorasi/Universitas Rhode Island)
Bangkai kapal Titanic. (NOAA/Institut Eksplorasi/Universitas Rhode Island)

Hitekno.com - Bukan perhiasan atau hartu karun besar yang diburu para ilmuwan dari bangkai kapal Titanic, sebuah perusahaan penyelamat justru memburu mesin telegraf di kapal tersebut yang dipercaya menyimpan pesan misterius.

Seperti yang diketahui, pada 1912 lalu kapal Titanic tenggelam ke dasar laut Atlantik Utara usai menabrak gunung es dan lalu menewaskan banyak jiwa dalam peristiwa nahas tersebut. Diketahui, dari 2.300 penumpang, hanya 700 yang selamat.

Dalam film Titanic, diceritakan bahwa sekelompok ilmuwan sedang dalam misi untuk mendapatkan kalung berlian yang dikenakan Rose saat kapal tersebut tenggelam.

Pada kenyataannya, bukan kalung berlian tersebut yang diburu. Sebuah perusahaan penyelamat justru memburu mesin telegraf nirkabel milik kapal Titanic ini.

Mesin telegraf nirkabel tersebut disebut-sebut merekam pesan misterius saat kapal Titanic tenggelam usai menabrak gunung es. Pada dasarnya, mesin telegraf nirkabel ini digunakan untuk mengirim dan menerima pesan dari jarak jauh dengan kode morse.

Replika ruang Marconi tempat mesin telegraf nirkabel kapal Titanic. (Cliff1066/CC at 2.0)
Replika ruang Marconi tempat mesin telegraf nirkabel kapal Titanic. (Cliff1066/CC at 2.0)

 

Melansir Live Science, David Gallo yang tergabung dalam misi penyelamatan bangkai kapal Titanic menyebut bahwa artefak legendaris ini harus segera diselamatkan sebelum kemudian rusak dan hilang selamanya.

Sayangnya, karena idenya ini, David Gallo justru mendapat hujatan dari banyak pihak yang menyebutnya serakah. Ide ini bahkan menimbulkan pro dan kontra usai disampaikan dan tercium oleh publik.

Diketahui, kapal Titanic mengandalkan mesin telegraf nirkabel Marconi sebagai alat komunikasi saat itu. Mesin ini digunakan tepat pada malam hari sebelum kapal tenggelam pada 14 hingga 15 April 1912.

Kapal Titanic. (youtube/Le Figaro)
Kapal Titanic. (youtube/Le Figaro)

 

Tahun 2019 lalu, sebuah video yang meneliti bangkai kapal Titanic menemukan bahwa ruang Marconi yang berada di dek kapal mengalami kerusakan parah serta berkarat dan hampir hancur karena air laut.

Namun, jika mesin telegraf nirkabel ini segera diselamatkan, seluruh data yang ada tentu saja dapat diperbaiki dengan teknologi yang maju sekarang ini.

Setelah lama diperjuangkan, hakim federal di Virginia, Rebecca Beach Smith telah memutuskan untuk memberi ijin pemotongan pada lambung kapal Titanic untuk menyelamatkan mesin telegraf nirkabel yang jadi saksi bisu tenggelamnya kapal Titanic ini.

Terkait

Terkini