Senin, 01 Juni 2020
Dinar Surya Oktarini | Rezza Dwi Rachmanta : Rabu, 06 Mei 2020 | 19:00 WIB

Hitekno.com - Kolaborasi antara ilmuwan dan juga sutradara film berhasil merekam aksi luar biasa ketika gorila bersenandung atau bernyanyi untuk menghargai makanan mereka.

Penelitian mereka difokuskan untuk menyelami lebih dalam dunia milik gorila gunung (Gorilla beringei beringei).

Disebut dengan Silverback Mountain Gorilla, gorila ini mempunyai warna sedikit keabu-abuan dibandingkan dengan gorila lainnya.

Penelitian ini sebagai bagian dari rekaman miniseri BBC-PBS yang ditayangkan pada akhir April 2020.

Pembuat film di John Downer Productions mengembangkan proses kompleks yang mempekerjakan robot yang dibuat menyerupai hewan liar.

Robot mata-mata ketika merekam kehidupan gorila liar. (YouTube/ John Downer Productions)

 

Robot "mata-mata" tersebut menyamar di dunia hewan untuk merekam perilaku gorila gunung dari jarak dekat.

"Pertama, kita perlu mencari tahu hewan mata-mata apa yang terbaik untuk memfilmkan mereka. Jadi, misalnya, itu bukan ide yang baik untuk membuat mata-mata gorila gunung dewasa, karena ini bisa dilihat sebagai ancaman bagi gorila gunung yang sebenarnya. Karena alasan di atas, kami membuat bayi gorila," kata sang pembuat film, Matt Gordon, di blog resminya.

Ketika robot gorila mata-mata diterima oleh gorila liar, robot kecil tersebut menyaksikan beberapa momen intim dari gorila seperti makan, benyanyi dan menyanjung satu sama lain.

Berdasarkan penelitian di jurnal PLOS ONE sebelumnya, gorila memang pernah terekam menghasilkan suara vokal tertentu ketika mengumpulkan makanan.

Nada suara mereka juga berubah seperti "bernyanyi" ketika mengunyah makanan.

Dikutip dari IFLScience, kolaborasi antara ahli biologi, ahli zoologi, dan pembuat film berhasil dengan sukses menciptakan robot mata-mata yang diterima oleh gorila liar.

Tak dianggap sebagai ancaman, gorila mata-mata tersebut tetap mengamati betapa nyamannya mereka ketika makan.

Peneliti berasumsi bahwa senandung suara yang dilakukan oleh gorila kemungkinan ada hubungannya dengan penghargaan terhadap makanan seberat 18 kilogram yang berhasil mereka kumpulkan.

Tak hanya bernyanyi, gorila gunung itu bahkan "terlalu nyaman" saat makan sehingga suara kentutnya juga terekam di kamera.