Jum'at, 04 Desember 2020

Ini 3 Perusahaan yang Dipilih NASA untuk Misi Pendaratan di Bulan

Sejak era Apollo, inilah pertama kali NASA memiliki dana langsung untuk sistem pendaratan manusia.

Agung Pratnyawan
cloud_download Baca offline
Ilustrasi Bulan purnama. (NASA)
Ilustrasi Bulan purnama. (NASA)

Hitekno.com - Seperti diberitakan sebelumnya, NASA tengah menyiapkan misi pendaratan di Bulan yang baru. Misi ini akan membawa para astronot ke permukaan Bulan pada 2024 mendatang.

Untuk menjalankan misi pendaratan di Bulan ini, NASA telah menggandeng tiga perusahaan yang ikut serta. Ketiganya ikut mengembangkan teknologi bagaimana bisa mendaratkan astronot.

Badan antariksa nasional Amerika Serikat itu mengumumkannya pada 30 April dan resmi memberikan kontrak kepada SpaceX, Blue Origin, dan Dynetics untuk merancang dan membangun sistem pendaratan manusia di Bulan dalam misi Artemis.

"Ini adalah pertama kalinya sejak era Apollo bahwa NASA memiliki dana langsung untuk sistem pendaratan manusia dan sekarang kami memiliki perusahaan yang dikontrak untuk melakukan pekerjaan demi program Artemis," ucap Jim Bridenstine, Administrator NASA, seperti dikutip dari Space.com.

Kerja sama dengan ketiga perusahaan itu diberikan di bawah program Next Space Technologies for Exploration Partnerships (NextSTEP-2) NASA yang berisi kontrak senilai total 967 juta dolar AS selama 10 bulan masa kerja.

Misi Artemis 1 milik NASA. (NASA)
Misi Artemis 1 milik NASA. (NASA)

 

SpaceX tengah mengembangkan kendaraan Starship yang akan membantu menjajah Mars dan memungkinkan berbagai eksplorasi ambisius lainnya. Starship akan meluncur dari Bumi di atas roket Super Heavy.

Blue Origin akan memimpin beberapa mitra seperti Lockheed Martin, Northrop Grumman dan Draper untuk membangun sistem tiga tahap yang mencakup descent vehicle, ascent vehicle dan transfer stage.

Sedangkan Dynetics akan membangun sistem dua tahap.

NASA akan bekerja dengan ketiga perusahaan ini selama 10 bulan dan melakukan peninjauan untuk menentukan perusahaan mana yang akan melakukan misi demonstrasi lebih dulu.

NASA juga akan memilih satu atau dua perusahaan untuk mematangkan sistem dan menerbangkan misi pengujian tambahan.

Logo NASA. (Shutterstock)
Logo NASA. (Shutterstock)

 

Peluncuran program misi Artemis sendiri berfokus pada kapsul kru Orion NASA dan roket Space Launch System (SLS) yang akan diluncurkan dari Bumi.

NASA juga berencana untuk membangun stasiun luar angkasa kecil di orbit Bulan yang disebut Gateway.

NASA memandang program misi Artemis sebagai batu loncatan yang akan membawa manusia menuju penjelajahan di Mars pada tahun 2030-an.

Itulah tiga perusahaan yang digandeng NASA untuk melakukan misi pendaratan di Bulan pada 2024 mendatang. (Suara.com/ Lintang Siltya Utami).

Terkait

Terkini