Minggu, 31 Mei 2020
Agung Pratnyawan | Amelia Prisilia : Selasa, 28 April 2020 | 17:15 WIB

Hitekno.com - Belum lama ini, sekelompok arkeolog menemukan kerangka di China yang berwujud potongan-potongan. Penemuan ini lantas mengungkap ritual kuno mengerikan yang terjadi kala itu.

Saat ditemukan, kerangka ini dalam posisi berlutut. Karena hal itu, arkeolog beranggapan bahwa posisi tersebut merupakan posisi terakhirnya sebelum kemudian tewas.

Mengutip Live Science, kerangka ini ditemukan oleh seorang arkeolog di kompleks Chaizhuang, Provinsi Henan. Para arkeolog percaya bahwa kerangka ini berasal dari Dinasti Shang yang berjaya pada 1600 SM hingga 1046 SM.

Dicurigai berasal dari Dinasti Shang, kemungkinan besar kerangka ini merupakan korban ritual kuno mengerikan yang pernah terjadi di masa Dinasti Shang.

Ritual kuno mengerikan ini dilakukan dengan cara mengubur korban-korban dalam posisi tegak. Hal ini yang lalu membuat kerangka tersebut ditemukan dalam posisi berlutut.

Ilustrasi kerangka. (pixabay/makamuki0)

 

Lokasi penemuan kerangka ini juga membuat para ilmuwan semakin yakin bahwa di masa hidupnya, dirinya adalah korban ritual kuno mengerikan tersebut. Pasalnya, kerangka tersebut ditemukan tepat dalam lubang pengorbanan atau kompor kuno.

Pada dasarnya, kerangka-kerangka korban ritual kuno pada zaman dahulu akan diukir untuk kemudian menjadi prasasti. Ukiran ini lalu kerap ditemukan pada tulang binatang seperti kura-kura dan manusia.

Untuk Dinasti Shang, kerangka korban ritual kuno akan terukir kata She, Shi, Tan, dan Kan yang merujuk pada ritual dan pengorbanan yang dilakukan. Di antara ukiran tersebut, kata 'Kan' merujuk pada manusia dan hewan yang dipersembahkan ke dalam lubang.

Ilustrasi kerangka. (Pixabay/ Rudy and Peter Skitterians)

 

Karena teori ini, para arkeolog semakin yakin bahwa kerangka ini merupakan korban ritual kuno mengerikan yang terjadi di masa Dinasti Shang.

Penemuan kerangka ini dianggap cukup menarik karena semakin mengungkap kejamnya ritual kuno yang terjadi di masa-masa sebelumnya.

Hingga hari ini, penelitian terkait penemuan kerangka di China yang mengungkap ritual kuno mengerikan ini terus dilakukan untuk mengungkap fakta-fakta lainnya.