Rabu, 25 November 2020

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Tinggi Kolom Abu 500 Meter dari Puncak

Gunung Anak Krakatau erupsi pada 10 April 2020 pukul 22:35 WIB.

Agung Pratnyawan
cloud_download Baca offline
Pantauan CCTV Gunung Anak Krakatau. (BNPB)
Pantauan CCTV Gunung Anak Krakatau. (BNPB)

Hitekno.com - Berdasarkan rilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dilaporkan Gunung Anak Krakatau erupsi pada 10 April 2020 pukul 22:35 WIB.

Dari laporan PVMBG, Gunung Anak Krakatau erupsi dengan tinggi kolom abu teramati ± 500 m di atas puncak (± 657 m di atas permukaan laut).

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal condong ke arah utara. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi ± 38 menit 4 detik.

Dari pantauan PVMBG terlihat bahwa letusan terus berlangsung sampai Sabtu pagi (11/4) pada pukul 05.44 WIB.

BPBD Kabupaten Lampung selatan melaporkan kondisi mutakhir di Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan: Sabtu, 11 April 2020 pukul 04.00 WIB bahwa tidak terpantau adanya bau belerang dan debu vulkanik, hujan mulai turun hujan, dan masyarakat di Kecamatan Rajabasa terutama wilayah sepanjang pantai yaitu: Desa Way Mulih, Desa Way Mulih Timur dan Desa Kunjir sudah berangsur - angsur kembali ke rumah masing-masing.

Pantauan CCTV Gunung Anak Krakatau. (BNPB)
Pantauan CCTV Gunung Anak Krakatau. (BNPB)

 

Warga masih berjaga-jaga dan ronda untuk memantau kondisi yang ada.

Upaya yang dilakukan antara lain:

Sampai pagi ini belum ada laporan kerusakan, petugas BPBD dan aparat setempat akan terus memantau dan melaporkannya.

Itulah laporan BNPB terkait Gunung Anak Krakatau yang mengalami erupsi pada 10 April 2020 kemarin.

Terkait

Terkini