Senin, 30 November 2020

CEK FAKTA: Benarkah Ada Hewan Langka Berkeliaran saat India Lockdown?

Video yang viral di media sosial mengklaim bahwa hewan yang ada di dalam video merupakan musang langka.

Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta
cloud_download Baca offline
Postingan ini mengklaim bahwa terdapat hewan langka yang berkeliaran di jalan ketika India lockdown. (Twitter/ NatureisCrueI)
Postingan ini mengklaim bahwa terdapat hewan langka yang berkeliaran di jalan ketika India lockdown. (Twitter/ NatureisCrueI)

Hitekno.com - Netizen dibuat heboh dengan sebuah video viral yang mengklaim bahwa ketika India lockdown, terdapat hewan langka atau hewan terancam punah yang berkeliaran di jalanan.

Salah satu fanspage Twitter yang membagikan adalah akun fanspage bernama @NatureisCrueI.

Fanspage itu membagikan sebuah video dengan narasi bertuliskan "Melihat musang Malabar (Malabar civet), seekor mamalia terancam punah yang tidak terlihat sampai tahun 1990 muncul kembali untuk pertama kali di India saat lockdown".

Penjelasan

Postingan ini mengklaim bahwa terdapat hewan langka yang berkeliaran di jalan ketika India lockdown. (Twitter/ NatureisCrueI)
Postingan ini mengklaim bahwa terdapat hewan langka yang berkeliaran di jalan ketika India lockdown. (Twitter/ NatureisCrueI)

 

Hasil penelusuran dan cek fakta HiTekno.com, mendapati penyataan organisasi internasional IUCN (International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources).

Menurut organisasi internasional IUCN, mereka memang telah memasukkan musang Malabar (Viverra civettina) ke dalam daftar IUCN Redlist dengan kategori Critically Endangered atau hewan yang Terancam Punah.

Jumlah mereka diestimasi hanya sebanyak 250 ekor. Dari tahun 1990 hingga kini, ilmuwan masih belum tahu mengenai pertambahan atau pengurangan populasinya.

Malabar large-spotted civet atau Malabar civet adalah hewan endemik dari wilayah Sahyadri, India.

Video yang viral tersebut dilaporkan direkam di Meppayur, sebuah kota pada distrik Kozhikode di negara bagian Kerala, India selatan.

Parveen Kaswan yang merupakan anggota IUCN Red List mengonfirmasi bahwa di dalam video merupakan small indian civet biasa. (Twitter/ Parveen Kaswan)
Parveen Kaswan yang merupakan anggota IUCN Red List mengonfirmasi bahwa di dalam video merupakan small indian civet biasa. (Twitter/ Parveen Kaswan)

 

Parveen Kaswan merupakan petugas Dinas Kehutanan India dan juga anggota dari IUCN yang ikut membagikan video ini.

Namun ia menghapus kemudian mengunggahnya lagi. Dalam postingan terbarunya, ia mengonfirmasi bahwa hewan yang ada di dalam video merupakan musang kecil India atau small Indian civet (Viverricula indica).

Itu adalah hewan yang relatif umum dan keberadaannya masih cukup banyak di India.

Dilasir dari Snopes, seorang fotografer satwa liar bernama Kalyan Varma juga mengidentifikasi bahwa hewan itu adalah musang kecil India, bukan musang Malabar.

Musang kecil India, memiliki posisi yang jauh lebih sehat.

Perbandingan small Indian civet dan Malabar civet. (Twitter/ SearTheo)
Perbandingan small Indian civet dan Malabar civet. (Twitter/ SearTheo)

 

Hewan ini mempunyai bulu agak kasar berwarna abu-abu kecokelatan hingga cokelat kekuningan pucat.

Berdasarkan informasi dari situs Alchetron, musang Malabar cenderung mempunyai pola bintik dengan warna tubuh abu-abu kehitaman.

Time Fast Check dari Snopes.com mengklasifikasikan video yang viral di Twitter sebagai "Mostly False".

Meski begitu, video tersebut cukup unik karena musang kecil India merupakan hewan nokturnal atau hewan yang aktif pada malah hari. Cukup menarik melihatnya berkeliaran di jalan saat siang hari.

Kesimpulan

Anggota IUCN telah mengonfirmasi bahwa video tersebut benar adanya dan direkam pada salah satu jalan di India. Namun, narasi yang disematkan pada video kurang tepat.

Hewan yang terekam saat India lockdown bukanlah hewan langka atau hewan yang terancam punah, melainkan musang kecil India yang populasinya masih sangat sehat.

Itulah hasil cek fakta postingan hewan langka yang berkeliaran di jalanan India saat lockdown, yang ternyata tidak benar. Hewan tersebut adalah musang kecil India yang wajar ditemukan.

Terkait

Terkini