Jum'at, 27 November 2020

Suhu Bumi Menghangat, Siklus Tidur Beruang di Dunia Terganggu

Beruang bangun sebulan lebih awal karena musim dingin yang lebih hangat.

Dinar Surya Oktarini
cloud_download Baca offline
Ilustrasi beruang kutub. (Pixabay/4924546)
Ilustrasi beruang kutub. (Pixabay/4924546)

Hitekno.com - Adanya perubahan suhu di Bumi yang menjadi hangat nampaknya berdampak pada siklus tidur beruang di seluruh dunia. 

Para ahli zoologi dibuat terkejut setelah mendapati beruang bangun sebulan lebih awal karena musim dingin yang lebih hangat.

Disebutkan, baik beruang tawanan dan beruang liar di Rusia, Finlandia, dan Inggris telah keluar dari hibernasi lebih awal.

Hibernasi sendiri adalah acara tahunan bagi beruang untuk tidur panjang selama musim dingin dan menghindari kondisi ketika makanan menjadi langka.

Selama hibernasi, metabolisme beruang akan melambat di samping pernapasan, detak jantung, dan aktivitas fisik, memungkinkan para beruang untuk menghemat cadangan lemak.

Di Rusia, pekerja di Kebun Binatang Moskwa mengharapkan beruang di tempat mereka muncul empat minggu lebih awal dari tahun sebelumnya, karena suhu yang hangat telah membangkitkan dua beruang Himalaya dan satu beruang coklat Kamchatka.

Dalam sebuah pernyataan yang dilaporkan oleh The Moscow Times, CEO Kebun Binatang Moskow Svetlana Akulova mengatakan, para ahli zoologi mengharapkan kedatangan lebih awal karena musim dingin yang memiliki suhu lebih hangat.

Lonjakan aktivitas beruang mengindikasikan kepada staf kebun binatang bahwa beruang akan muncul jauh lebih cepat dari biasanya. Umumnya, beruang coklat Kamchatka dan beruang Himalaya muncul pada akhir April atau Mei.

Hal ini pun terjadi di seluruh dunia. Di selatan Moskow, beruang di Kebun Binatang Voronezh juga telah bangun lebih awal. Para pemburu di wilayah Kirov juga telah melihat beruang liar berkeliaran di hutan.

Kejadian ini bukanlah gangguan pertama yang dilaporkan dalam perilaku hibernasi tahunan beruang di Rusia.

Pada 2019, musim dingin yang hangat juga membuat beruang coklat di Siberia tidak melakukan hibernasi, dan efek yang sama terlihat pada ratusan beruang di cagar alam Rusia Selatan selama musim dingin 2018.

Dampak serupa dari suhu tinggi yang tidak sesuai dengan musim pun telah dilaporkan dari Kebun Binatang Korkeasaari di Helsinki, Finlandia.

Laporan menyebutkan bahwa beruang-beruang di sana terbangun setelah hibernasi singkat hanya dua bulan.

Dilansir laman IFL Science, di tempat lain di Eropa, tiga beruang coklat di ZSL Whipsnade Zoo, Inggris, telah terbangun pada Februari setelah memulai hibernasi pada November lalu.

Ilustrasi beruang hitam. (Pixabay/ArtTower)
Ilustrasi beruang hitam. (Pixabay/ArtTower)

"Beruang-beruang itu menikmati sinar Matahari di bulan Februari selama 20 menit sebelum kembali ke sarang mereka untuk tidur siang lagi, jadi mereka jelas belum siap untuk sepenuhnya bangun," ucap penjaga beruang di Whipsnade Zoo Felicity Ball mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Bangunnya beruang lebih awal dalam masa hibernasi memberikan bukti lebih lanjut tentang dampak perubahan iklim pada ritme biologis hewan. Ini juga berdampak pada makanan beruang.

Sebagian besar beruang di kebun binatang akan mendapatkan porsi kecil buah tambahan. Sementara beruang di alam liar harus berjuang sendiri untuk memenuhi kebutuhan makan mereka.(Suara.com/ Lintang Siltya Utami)

Terkait

Terkini