Sabtu, 04 April 2020

Ditemukan Kura-kura Raksasa Seukuran Mobil, Hidup Jutaan Tahun Silam

Panjang kura-kura raksasa ini bisa mencapai 4 meter.

Agung Pratnyawan
cloud_download Baca offline
Ilustrasi kura-kura. (Pixabay)
Ilustrasi kura-kura. (Pixabay)

Hitekno.com - Siapa sangka ada kura-kura raksasa yang bisa tumbuh sampai seukuran mobil. Keberadaannya dibuktikan dalam sebuah fosil yang telah ditemukan dari jutaan tahun silam.

Fosil-fosil kura-kura raksasa, yang ukurannya setara satu mobil, ditemukan di gurun-gurun Amerika Selatan. Stupendemys geographicus, demikian nama ilmiah mahluk diperkirakan hidup sekitar 7 - 13 juta tahun silam.

Seperti diwartakan BBC, Kamis (13/2/2020), fosil kura-kura raksasa yang panjangnya bisa mencapai 4 meter itu, ditemukan di Gurun Tatacoa, Kolombia dan Gurun Urumaco, Venezuela.

Stupendemys geographicus pertama kali ditemukan pada 1970an, tetapi masih banyak misteri meliputi kura-kura purba rakasasa itu sampai saat ini.

Para ilmuwan sebelumnya sudah tahu bahwa kura-kura raksasa yang ukurannya setara sebuah sedan premium tersebut berhabitat di sebuah rawa-rawa besar di utara Amerika Selatan, jauh sebelum Sungai Amazon dan Orinoco terbentuk.

Ilustrasi kura-kura. (Pixabay)
Ilustrasi kura-kura. (Pixabay)

 

Kura-kura raksasa berkelamin jantan dari fosil yang ditemukan, diketahui memiliki fitur mirip tanduk pada ujung depan cangkangnya.

Bekas luka pada fosil itu memantik dugaan bawah tanduk itu digunakan layaknya tombak dalam pertarungan dengan pejantan lain.

Dari fosil yang ditemukan, para ilmuwan juga menduga bahwa kura-kura raksasa tersebut tinggal di dasar danau dan sungai purba, berdampingan dengan buaya raksasa. Mereka memangsa binatang kecil, tumbuhan air, serta buah-buahan.

Karena ukurannya, kura-kura raksasa itu diyakini bisa bersaing melawan predator sungai lainnya dan dari salah satu fosil Stupendemys geographicus yang ditemukan para ilmuwan, terdapat gigi buaya raksasa.

Itulah penemuan fosil kura-kura raksasa yang bisa tumbuh sapai seukuran mobil. Meski kini tak ditemukan dalam keadaan hidup, namun masih ada fosil yang jadi buktinya. (Suara.com/ Liberty Jemadu).

Terkait

Terkini