Senin, 24 Februari 2020

Heboh Anak Anjing dengan Satu Mata, Ilmuwan Ini Angkat Bicara

Anak anjing dengan satu mata ini diprediksi tak akan bertahan hidup lama.

Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta
cloud_download Baca offline
Anak anjing dengan mata satu. (YouTube/ Viral Press)
Anak anjing dengan mata satu. (YouTube/ Viral Press)

Hitekno.com - Seekor anak anjing dengan satu mata membuat warga Thailand kaget dan berbondong-bondong melihatnya. Meski tampak langka serta unik, terdapat penjelasan ilmiah mengenai keberadaan anjing dengan satu mata tersebut.

Sang pemilik menamai anjing peliharaannya dengan Kevin, salah satu karakter Minion pada film animasi populer Despicable Me.

Kevin lahir pada hari Minggu (02/02/2020) di daerah Chachoengsao, Thailand bagian tengah.

Pemiliknya yang bernama Somjai Phummaman (45) mengaku sangat beruntung dan bangga karena mempunyai anjing peliharaan dengan julukan Kevin ini.

Sang pemilik menceritakan bahwa pada hari Minggu (02/02/2020), anjing ras Aspin miliknya melahirkan dua ekor anjing kecil.

Kevin lahir dengan kondisi berbeda jika dibandingkan saudaranya. (YouTube/ Viral Press)
Kevin lahir dengan kondisi berbeda jika dibandingkan saudaranya. (YouTube/ Viral Press)

 

Ia cukup kaget setelah melihat salah satu dari dua anak anjingnya mengalami "mutasi" yang dinilainya sangat aneh.

Hewan peliharaan yang diberi nama Kevin itu mempunyai satu buah mata yang cukup besar di tengah dahinya.

James Portsmouth, ilmuwan sekaligus dokter hewan terkemuka di Animal Trust menjelaskan bahwa anak anjing dengan satu mata tersebut mengalami cacat bawaan langka yang disebut sebagai "cyclopia" atau siklopia.

Ilustrasi Kevin Minion dan anjing dengan satu mata. (Kolase Pinterest dan YouTube)
Ilustrasi Kevin Minion dan anjing dengan satu mata. (Kolase Pinterest dan YouTube)

 

"Siklopia adalah cacat bawaan yang sangat jarang terjadi ketika janin gagal mengembangkan dua ruang orbital yang terpisah (rongga tempat bola mata berada). Ini adalah bentuk yang dikenal secara medis sebagai holoprosencephaly. Hewan yang lahir dengan siklopia seringkali memiliki bibir, hidung, dan ruang hidung yang tidak normal," kata James Portsmouth dikutip dari UNILAD.

Ilmuwan tersebut juga menjelaskan bahwa hewan yang mengalami siklopia tidak akan bertahan hidup lama karena bagian dari otak biasanya ikut terganggu.

Cacat bawaan siklopia terjadi pada 1 dari 16.000 hewan yang lahir dan 1 dari 200 pada janin yang gugur.

Hewan yang terlahir dalam kondisi tersebut biasanya tidak berumur lama dan sebagian besar di antaranya langsung mati setelah dilahirkan.

Meski sudah mengetahui dari segi medis bahwa Kevin tak bisa hidup lama, Phummaman masih tetap akan merawat dan berharap agar Kevis bisa tumbuh sampai dewasa.

Hingga kini, karena bentuk uniknya, anak anjing dengan satu mata ini viral di Facebook dan YouTube.

Terkait

Terkini