Rabu, 19 Februari 2020

Peneliti Berhasil Dengarkan Suara Mumi Mesir Berusia 3.000 Tahun

Peneliti berhasil menciptakan kembali suaranya dengan rekonstruksi digital.

Dinar Surya Oktarini
cloud_download Baca offline
Ilustrasi mumi. (pixabay/albertr)
Ilustrasi mumi. (pixabay/albertr)

Hitekno.com - Dunia sains dan teknologi kian membantu para peneliti yang selama beberapa dekade menelitui mumi kuno yang terkubur. Namun karena kurangnya foto saat itu, peneliti tak mengetahui bagaimana mereka terlihat jika hidup.

Berkat teknologi kini peneliti dapat membuat ulang penampilan mumi secara garis besar berdasarkan struktur kerangka mereka.

Tak hanya penampilan saja, namun peneliti juga dapat mendengarkan bagaimana suara mereka. Pencapaian ini berkat karya para peneliti yang berhasil merekonstruksi ''suara''.

Dilansir dari laman Ubergizmo, peneliti berhasil mendengarkan suara mumi Mesir berusia 3.000 tahun secara artifisial atau dikenal sebagai Nesyamun.

Mumi Mesir ini adalah seorang imam yang hidup di bawah firaun Rameses XI.

Mumi perempuan 3 ribu tahun saat ditemukan. (Kementerian Barang Antik Mesir)
Mumi perempuan 3 ribu tahun saat ditemukan. (Kementerian Barang Antik Mesir)

 

Peneliti berhasil menciptakan kembali suaranya dengan rekonstruksi digital dari saluran vokal mumi dan kemudian mencetak 3D.

Menurut Prof David Howard, kepala departemen teknik elektronik di Royal Holloway, Universitas London, ''Apa yang telah kami lakukan adalah menciptakan suara Nesyamun saat ia berada di dalam sarkofagusnya. Itu bukan suara dari pidatonya, karena dia tidak benar-benar berbicara.''

Meski mungkin bukan ciptaan yang paling akurat, ini masih merupakan teknik menarik yang juga bisa diterapkan pada temuan di masa depan.

Salah satu peneliti lain dari departemen arkeologi di University of York, menambahkan beberapa wawasan lebih lanjut tentang signifikansinya.

Menurutnya ini hanya kegembiaraan belaka dan dimensi ekstra yang bisa dibawa ke kunjungan museum.

Namun ide pergi ke museum dan pergi setelah mendengar suara mumi Mesir dari 3.000 tahun yang lalu mungkin adalah hal yang menarik untuk waktu yang lama.

Terkait

Terkini