Senin, 26 Oktober 2020
Dinar Surya Oktarini : Kamis, 16 Januari 2020 | 12:30 WIB

Hitekno.com - Kemarin, Rabu (15/1/2020), astronot NASA Christina Koch dan Jessica Meir mengulang sejarah perjalanan ruang angkasa khusus perempuan.

Pasangan ini menuju luar Stasiun Luar Angkasa Internasional untuk melakukan beberapa peningkatan.

Dilansir dari laman The Verge, ini menjadi kedua kalinya dalam sejarah bahwa dua wanita tanpa pria melakukan perjalanan ruang angkasa bersama.

Jika sesuai rencana, pasangan astronot NASA ini akan melakukannya lagi minggu depan.

Perjalanan keduanya ke ruang angkasa tidak begitu luar biasa, Christina Koch dan Jessica Meir ditugaskann untuk melanjutkan proses multiyear untuk menukar baterai di bagian luar ISS.

Christina Koch, Astronot Perempuan NASA. (NASA)

 

Stasiun ruang angkasa mengandalkan baterai nikel-hidrogen untuk menyimpan energi yang dihasilkan oleh panel surya selama beberapa dekade.

Tetapi sejak 2017, NASA secara berkala mengganti baterai lama dengan baterai lithium-ion yang lebih baru.

Baterai ini diklaim lebih ringan, tahan lebih banyak daya dan bertahan lebih lama dari yang sebelumnya.

Dijadwalkan pada 20 Januari nanti, Christina Koch dan Jessica Meir akan menyelesaikan penggantian baterai terakhir yang masih digunakan di bagian luar stasiun

Saat misi ini selesai, maka semua delapan ssaluran daya pada ISS akan sepenuhnya ditingkatkan dengan tiga baterai lithium-ion yang terhubung pada setiap saluran.

BACA SELANJUTNYA

Ambil Sampel, NASA Berhasil Mendarat di Asteroid Bennu