Senin, 24 Februari 2020

Bill Gates Beli Buku Catatan Seharga Rp 423 Miliar, Isinya Mengagumkan

Buku catatan ini ternyata berisi tulisan-tulisan ide dan sketsa milik Leonardo da Vinci.

Agung Pratnyawan
cloud_download Baca offline
Bill Gates. (Twitter/@BillGates)
Bill Gates. (Twitter/@BillGates)

Hitekno.com - Pendiri Microsoft, Bill Gates diketahui telah membeli sebuah buku catatan dengan harga 30,8 juta dolar AS atau sekitar Rp 423 miliar.

Apa istimewanya buku catatan ini sampai membuat Bill Gates rela mengeluarkan uang sebesar itu untuk mendapatkannya?

Tentu saja istimewa, bucu catatan yang dibeli Bill Gates ini adalah catatan kuno bernama Codex Leicester. Catatan ini milik sosok ternama, Leonardo da Vinci.

Sosok Leonardo da Vinci sendiri terkenal akan kejiniusannya sebagai pelukis merangkap ilmuwan dan penemu ulung.

Beberapa karyanya yang terkenal dari masa Renaissance adalah lukisan Mona Lisa dan Last Supper (Perjamuan Terakhir).

Leonardo da Vinci sendiri tinggal di Milan sekitar 1480, juga terkenal sebagai ilmuwan yang mempelajari banyak hal yang dilihatnya.

Banyak hal dalam pikirannya yang dituangkan dalam bucu catatan bernama Codex Leicester ini. Karena itu, buku ini sangatlah berharga.

Codex Leicester, buku catatan Leonardo da Vinci. (Wikimedia Commons)
Codex Leicester, buku catatan Leonardo da Vinci. (Wikimedia Commons)

 

Dikutip dari Fast Company, Codex Leicester sempat dipublikasikan pada 1510. Isinya kumpulan tulisan tangan hingga ilustrasi Leonardo da Vinci.

Sedangkan Bill Gates sendiri sangat mengagumi sang maestro ini. Karenanya ia rela merogoh kocek sebesar itu untuk mendapatkan buku catatan kuno ini.

"Leonardo adalah pembelajar yang tak pernah puas. Dia mempelajari segala yang bisa dia lihat. Dan dia punya pandangan yang melebihi masanya. Dia mengembangkan teori tentang cara kerja katup jantung yang baru diverivikasi beberapa dekade lalu oleh ilmuwan," ucap Bill Gates.

Begitu juga di sini lukisan, Bill Gates mengagumi bagaimana dia bisa memberikan Mona Lisa ekspresi wajah misterius.

Semua tak lepas dari pengetahuan Leonardo da Vinci dalam mempelajari otot muka ketika seseorang tersenyum. Hal ini tertuang dalam lukisan tersebut.

Tak hanya itu, dalam lukisan Last Supper, ia juga mampu membuat garis perspektif tanpa cacat. Hal ini tak lepas dari bagaimana ia mempelajari cara mata bekerja.

Dan masih banyak hal lain yang belum terungkap ke publik, namun semua tercatat di buku catatan Leonardo da Vinci berjudul Codex Leicester milik Bill Gates ini.

Terkait

Terkini