Jum'at, 14 Agustus 2020
Agung Pratnyawan : Jum'at, 10 Januari 2020 | 07:44 WIB

Hitekno.com - Fenomena langit Gerhana Bulan Penumbra akan terjadi pada 11 Januari 2020 dini hari. Gerhana Bulan ini akan bisa terlihat dari Indonesia.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) fenomena terhalangnya pancaran cahaya matahari ke bulan oleh bayangan Bumi ini akan terjadi 11 Januari 2020 mulai pukul 00.05 WIB dini hari.

Kepala Subbidang Layanan Informasi Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG Himawan Widiyanto di Kantor BMKG Jakarta, Kamis (9/1/2020), mengatakan bahwa gerhana akan mencapai puncak pukul 02.10 WIB dan berakhir pukul 04.14 WIB.

Menurut Himawan Widiyanto, Gerhana Bulan Penumbra  bisa disaksikan di sebagian besar wilayah Indonesia kecuali di Papua.

Meski demikian, gerhana bulan itu akan susah dilihat dengan mata telanjang dan menyarankan mereka yang ingin menyaksikan gerhana untuk menggunakan teropong.

Gerhana bulan. (Suara.com/Arief Hermawan P)

 

"Kalau pakai teropong biasa jelas kelihatan. Tapi kalau pakai mata telanjang susah," katanya.

Himawan menjelaskan pula bahwa gerhana bulan penumbra tidak berpengaruh terhadap cuaca dan hanya sedikit memengaruhi pasang surut air laut.

"Kalau terhadap cuaca enggak. Terus kepada gelombang pasang surut, pengaruhnya sangat kecil. Jadi ada, cuma sangat kecil," katanya.

Gerhana Bulan adalah peristiwa ketika terhalanginya cahaya matahari oleh bulan sehingga cahayanya tidak sampai ke bumi. Gerhana Bulan Penumbra sendiri diperkirakan akan terjadi sebanyak enam kali selama sepanjang 2020.

Sudah siap teropong untuk menyaksikan Gerhana Bulan Penumbra 11 Januari 2020 ini? (Suara.com/ Liberty Jemadu).

BACA SELANJUTNYA

BMKG: Dalam Sepekan, Sumba Sudah Diguncang 380 Kali Gempa