Sabtu, 31 Oktober 2020
Dinar Surya Oktarini | Rezza Dwi Rachmanta : Jum'at, 03 Januari 2020 | 13:45 WIB

Hitekno.com - Jauh pada pedalaman hutan hujan Amazon di Brazil ternyata masih menyimpan spesies baru yang belum diketahui manusia. Di sebuah jurnal penelitian yang diterbitkan pada Desember 2019, ilmuwan mengungkapkan bahwa mereka berhasil menemukan spesies monyet langka dengan bentuk yang cukup imut.

Berbadan gempal seperti panda dan memiliki janggut abu-abu di wajahnya membuat monyet langka dengan nama ilmiah Plecturocebus parecis sangat menarik untuk diteliti.

Ilmuwan yang tergabung dalam organisasi non-profit Primate Conservation telah menerbitkan penelitiannya melalui jurnal Hablando de Ciencia.

Monyet langka Plecturocebus parecis sebenarnya pertama kali terlihat lebih dari seabad yang lalu, tepatnya pada tahun 1914.

Saat itu, ilmuwan menyangka bahwa Plecturocebus parecis merupakan hewan yang sama seperti monyet titi yang telah dikenal sebelumnya, Plecturocebus cinerascens (monyet titi hitam pucat).

Monyet dengan nama ilmiah Plecturocebus cinerascens ditemukan oleh ilmuwan. (Primate Conservation)

 

Monyet titi dengan genus Plecturocebus merupakan spesies monyet yang tersebar di kawasan Amerika Latin.

Mereka dikenal cukup mungil dengan rata-rata ukuran tinggi hanya 34 sentimeter.

Kini, ilmuwan menemukan spesies baru di Chapada dos Parecis, sebuah dataran tinggi pada daerah Rondonia, Brazil.

Meski sebagian besar monyet titi mempunyai bulu abu-abu, Plecturocebus parecis memiliki punggung berwarna kemerahan.

Mereka juga mempunyai ukuran bulu yang cukup pendek di bagian tangan dan kaki serta memiliki janggut berwarna abu-abu.

Plecturocebus parecis memiliki ujung ekor yang berbeda warna yaitu lebih tepatnya berwarna abu-abu muda yang membedakannya dengan spesies monyet titi lain.

Dilansir dari IFLScience, sayangnya hewan imut ini mempunyai distribusi wilayah geografi yang "belum terdefinisikan dengan baik".

Perbedaan P. parecis dengan monyet titi lainnya. (Primate Conservation)

 

Plecturocebus parecis langsung diklasifikasikan oleh IUCN Red List sebagai hewan yang Hampir Terancam Punah karena hilangnya habitat di seluruh wilayah jelajahnya.

Mereka hidup di daerah yang disebut sebagai "Arc of Deforestation" di mana banyak sekali hutan hujan yang telah dihancurkan untuk membuka perkebunan kedelai, jagung dan peternakan sapi.

Setelah ditemukan, sepertinya ilmuwan harus melaksanakan sebuah misi baru yaitu melindungi monyet langka ini dari kepunahan.

BACA SELANJUTNYA

Berbentuk Menyeramkan, Spesies Baru Hewan Laut Dalam Ditemukan Ilmuwan