Selasa, 07 Juli 2020
Agung Pratnyawan | Amelia Prisilia : Kamis, 12 Desember 2019 | 07:00 WIB

Hitekno.com - Para arkeolog belum lama ini menemukan sebuah telur berusia 1.700 tahun dari zaman Romawi kuno. Rahasia besar mengenai telur ini lalu terungkap seiring dengan penemuan ini.

Telur berusia 1.700 tahun ini ditemukan di Buckinghamshire, Inggris. Telur ini ditemukan saat dilakukan penggalian situs arkeologis di Berryfields tahun 2007 hingga 2016 lalu.

Dilansir dari Daily Mail, saat pertama kali ditemukan, telur ini berada di sebuah lubang yang menembus permukaan air. Bersama dengan telur ini ditemukan beberapa benda-benda yang terawetkan entah sengaja atau tidak.

Benda-benda yang ditemukan bersama telur ini adalah sepatu kulit dan keranjang kayu. Karena sudah berusia 1.700 tahun, tekstur telur ini sudah sangat rapuh. Dari 4 yang ditemukan, 3 di antaranya pecah dan mengeluarkan bau tidak sedap.

Para arkeolog mengaku bahwa bau tidak sedap tersebut begitu menyengat di hidung dan terus terngiang-ngiang di kepala dan indera penciuman para ilmuwan.

Telur berusia 1.700 tahun. (Oxford Archeology)

 

Setelah melakukan penelitian, lokasi penemuan telur berusia 1.700 tahun ini merupakan sebuah lubang kuno yang digunakan untuk menumbuk gandum dan membuat minuman keras.

Pada abad ketiga, lubang ini lalu digunakan menjadi sebuah sumur harapan tempat para warga setempat memberikan persembahan pada dewa.

Kembali ke masa Romawi kuno, telur dimaknai sebagai hal yang sangat istimewa dan memiliki makna yang disakralkan. Telur biasanya dikaitkan dengan dewa Mithras dan Mekurius. Telur ini dianggap sebagai simbol kelahiran dan kesuburan.

Telur berusia 1.700 tahun. (Oxford Archeology)

 

Kemungkinan besar, warga setempat pada masanya menggunakan telur sebagai persembahan pada dewa di lokasi sumur harapan tersebut.

Penemuan ini memiliki kaitan dengan ditemukannya cangkang-cangkang telur di kuburan Romawi. Hal ini menjelaskan benar mengenai betapa telur dimaknai sebagai hal yang istimewa.

Satu-satunya telur berusia 1.700 tahun yang bertahan ini lalu akan dipamerkan di Museum Daerah Buckinghamshire sebagai bagian dari sejarah bangsa Romawi kuno.

BACA SELANJUTNYA

Bikin Lukisan di Atas Telur Ceplok, Netizen: Sayang Kalau Dimakan