Sabtu, 14 Desember 2019

Dikira Punah Selama 30 Tahun, Kancil Langka Ini Terekam Kamera

Ilmuwan segera memikirkan cara untuk melindunginya agar kancil langka ini tidak menghilang lagi.

Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta
Kancil langka ditemukan di hutan Vietnam. (Youtube/ Mongabay)
Kancil langka ditemukan di hutan Vietnam. (Youtube/ Mongabay)

Hitekno.com - Ilmuwan cukup terkejut setelah menemukan spesies hewan yang telah disangka punah selama 30 tahun. Di pedalaman hutan Vietnam, ilmuwan menemukan spesies kancil langka yang sebelumnya dianggap telah "hilang".

Pada hari Senin (11/11/2019) para ilmuwan yang tergabung dalam Global Wildlife Conservation mengunggah penelitian terbaru mengenai kancil langka di jurnal Nature Ecology and Evolution.

Mereka menggunakan kamera tersembunyi untuk mencari pergerakan dari hewan-hewan langka.

Tak disangka, mereka justru menemukan "miniatur rusa" yang sering disebut silver-backed chevrotain atau kancil langka Vietnam.

Spesies tersebut terakhir kali terdeteksi pada tahun 1990 dan beberapa tahun setelahnya seakan-akan langsung menghilang karena ilmuwan sangat sulit menemukan keberadaannya.

Kancil langka yang ditemukan di Vietnam. (Global Wildlife Conservation)
Kancil langka yang ditemukan di Vietnam. (Global Wildlife Conservation)

 

Gambar yang diambil pada tahun 1990 juga merupakan gambar pertama dan satu-satunya dari silver-backed chevrotain atau spesies dengan nama Tragulus versicolor.

Secara umum, hewan ini diklasifikasikan sebagai subspesies dari kancil yang lebih besar (Tragulus napu).

Namun secara morfologi tampilan tubuh, hewan ini lebih mirip kancil yang lebih kecil (Tragulus kanchil).

Silver-backed chevrotain adalah salah satu dari 25 spesies hilang "yang paling dicari" oleh program ilmuwan Global Wildlife Conservation's Search for Lost Species.

Dikutip dari Futurism, setiap kamera yang dilengkapi sensor gerak dan sensor panas secara otomatis dapat memotret apa pun yang lewat di sekitarnya.

Kamera yang dipasang oleh ilmuwan berhasil menjepret foto-foto chevrotain di hutan dekat wilayah Nha Trang, Vietnam.

Seperti namanya, terdapat warna semi perak yang menghiasi bagian punggungnya.

An Nguyen, salah satu ilmuwan yang tergabung dalam mitra Global Wildlife Conservation menjelaskan bahwa penemuan ini sangat menakjubkan dan para ilmuwan akan langsung memikirkan cara untuk melindunginya.

"Selama ini, spesies chevrotain hanya ada di imajinasi kita. Menemukannya di luar sana adalah langkah pertama kami untuk memastikan agar kami tidak kehilangannya lagi. Kita akan bergerak cepat mencari cara terbaik untuk melindunginya," kata An Nguyen.

Penemuan kancil langka menambah keanekaragaman hayati terutama di hutan-hutan Vietnam.

Terkait

Terkini