Sabtu, 28 Maret 2020

Demi Bertahan Hidup, Kodok Ini Sampai Menyamar Jadi Ular

Kodok satu ini bisa terlihat seperti ular berbisa meski sebenarnya ia tidak berbahaya sama sekali.

Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta
cloud_download Baca offline
Kodok ini bertahan hidup dengan menyamar menjadi ular agar tidak dimangsa. (Jurnal Natural History)
Kodok ini bertahan hidup dengan menyamar menjadi ular agar tidak dimangsa. (Jurnal Natural History)

Hitekno.com - Sebuah cara bertahan hidup hewan yang cukup gokil ternyata terjadi di pedalaman hutan Kongo, Afrika Tengah. Ilmuwan dibuat kaget dengan penemuan seekor kodok yang bisa menyamar membentuk ular.

Tunggu dulu, itu bukan berarti tubuh kodok bisa memanjang seperti ular, tetapi badan kodok akan mengerucut sehingga menyerupai kepala ular berbisa.

Penelitian ini merupakan pertama kalinya ilmuwan mengindentifikasi amfibi yang dapat meniru ular berbisa.

Untuk menghindari predator yang mengancam nyawanya, sebuah spesies bernama Sclerophrys channingi atau sering disebut kodok besar Kongo mempunyai kemampuan kamuflase yang luar biasa.

Penelitian mengenai kodok yang bisa menyamar menjadi ular ini telah dipublikasikan di Journal of Natural History pada 20 Oktober 2019.

Beberapa pola pada kulit kodok sangat mirip dengan kulit ular. (Jurnal Natural History)
Beberapa pola pada kulit kodok sangat mirip dengan kulit ular. (Jurnal Natural History)

 

Dr. Eli Greenbaum dari University of Texas menjelaskan bahwa kodok besar Kongo ternyata dapat meniru ular berbisa Gaboon yang terkenal sebagai predator mematikan di hutan.

Kemampuan kamuflase miliknya bisa digunakan untuk menakut-nakuti predator sehingga mereka mengira bahwa dirinya adalah ular berbisa.

"Kami yakin bahwa ini adalah contoh mimikri Batesian, di mana spesies yang tidak berbahaya menghindari predator dengan berpura-pura menjadi yang berbahaya atau beracun," kata Dr. Eli Greenbaum dikutip dari IFLScience.

Bentuk badan kodok sangat mirip sekali dengan kepala ular. (Jurnal Natural History)
Bentuk badan kodok sangat mirip sekali dengan kepala ular. (Jurnal Natural History)

 

Para peneliti membandingkan penampilan kodok yang ditemukan di hutan hujan Afrika Tengah dan ular berbisa yang ditemukan di Afrika Tengah, Afrika Timur dan Afrika Selatan.

Mereka menemukan bahwa pola warna dan bentuk tubuh katak sangat mirip dengan kepala ular berbisa.

Hal yang paling mencolok dan berhasil diamati oleh ilmuwan adalah hewan amfibi tersebut memiliki dua bintik cokelat gelap dan garis cokelat gelap yang memanjang ke bawah punggung.

Sclerophrys channingi mempunyai bentuk mirip kepala ular. (Press Release Natural Histoy Journal/ Konrad Meberd)
Sclerophrys channingi mempunyai bentuk mirip kepala ular. (Press Release Natural Histoy Journal/ Konrad Meberd)

 

Ular Gaboon mempunyai taring yang bisa tumbuh hingga 2 inci atau 5 sentimeter sehingga ular ini sangat ditakuti oleh hewan di pedalaman hutan.

Kodok besar Kongo mempunyai cara sangat cerdik dengan menirunya karena setidaknya ia akan dihormati oleh hewan lainnya dan selamat dari predator yang tertipu.

Terkait

Terkini