Rabu, 21 Agustus 2019

Ilmuwan Menemukan 30 Mumi Sekaligus Dalam Satu Makam Kuno Ini

Makam kuno ini juga terdapat banyak artefak emas.

Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta
cover_caption
Lorong masuk ke dalam makam kuno yang berisi lebih dari 30 mumi. (Facebook/ Egyptian Ministry of Antiquities)

Hitekno.com - Para arkeolog baru saja menemukan lebih dari 30 mumi pada sebuah situs makam kuno di provinsi Aswan, Mesir bagian selatan.

Tersembunyi di balik dinding batu, makam kuno tersebut merupakan makam milik seseorang yang bernama Tjt.

Orang itu diyakini oleh peneliti berasal dari Zaman Yunani-Romawi atau kira-kira 332 SM-395 M.

Beberapa orang terdekat Tjt berikut beberapa pejabat di sekitarnya dikubur bersamaan dalam sebuah kompleks makam kuno.

Di ruang utama, terdapat sekitar 30 mumi yang di antaranya terdapat beberapa anak kecil yang disimpan pada ceruk batu yang panjang.

Sepanjang lorong masuk, terdapat topeng penutup wajah dan banyak artefak terbuat dari emas.

Dua mumi yang dipercaya sebagai ibu dan anak ditemukan di dekat lorong utama. (Facebook/ Egyptian Ministry of Antiquities)
Dua mumi yang dipercaya sebagai ibu dan anak ditemukan di dekat lorong utama. (Facebook/ Egyptian Ministry of Antiquities)

 

Di pintu bagian depan, terdapat dinding yang terbuat dari batu berukuran cukup besar.

Bagian yang dekat dengan pintu masuk, terdapat 4 mumi yang dibaringkan dengan peti yang masih berisi makanan.

Di lorong yang menuju ruang utama, terdapat 2 mumi yang diyakini sebagai ibu dan anak.

Menurut Egypt’s Ministry of Antiquities atau Kementerian Barang Antik Mesir, selain mumi, ditemukan juga berbagai artefak dan tandu utuh yang penuh ukiran.

Di dalam makam, terdapat banyak tangga yang sebagian besar diapit balok-balok patahan.

Patung Ba-bird yang berarti ''jiwa yang sudah mati'' juga ditemukan di dalam makam. (Facebook/ Egyptian Ministry of Antiquities)
Patung Ba-bird yang berarti ''jiwa yang sudah mati'' juga ditemukan di dalam makam. (Facebook/ Egyptian Ministry of Antiquities)

 

Misi penelitian ini merupakan gabungan dari para arkeolog Mesir dan Italia.

Terdapat banyak peti mati kayu yang dicat dan dihiasi teks yang menunjukkan nama pemiliknya.

Terdapat pula ukiran permohonan kepada banyak dewa Mesir Kuno.

''Ukiran tersebut berisi permohonan kepada dewa Khnum, Satet dan Anuket, Hapy, serta Dewa Sungai Nil,'' kata Mostafa Waziri sekretaris jenderal di Supreme Council of Antiquities (SCA).

Salah satu pecahan peti mati yang terdapat banyak ukiran. (Facebook/ Egyptian Ministry of Antiquities)
Salah satu pecahan peti mati yang terdapat banyak ukiran. (Facebook/ Egyptian Ministry of Antiquities)

 

Dikutip dari Geek, misi penelitian gabungan arkeolog Mesir dan Italia telah memetakan 300 makam di situs yang sama.

Dari ratusan makam tersebut, mereka telah menggali 25 makam dalam kurun waktu empat tahun terakhir.

Setelah menemukan lebih dari 30 mumi dalam satu makam kuno, peneliti yakin terdapat ''kejutan'' di makam yang lain.

Terkait

Terkini