Senin, 25 Mei 2020
Galih Priatmojo | Rezza Dwi Rachmanta : Sabtu, 30 Maret 2019 | 09:15 WIB

Hitekno.com - Di padang pasir yang gelap tepatnya di Yuma, Arizona, Amerika Serikat, sepertinya terdapat hewan yang bisa bergerak seperti ninja. Gerakan akrobatik tikus kanguru (kangaroo rat) dalam mengelabui ular membuat ilmuwan geleng-geleng kepala.

Tak hanya ilmuwan, bahkan Bruce Lee sekalipun bisa malu karena gerakan tikus kanguru (genus Dipodomys) ini lebih baik darinya.

Para ilmuwan memasang kamera berkecepatan tinggi yang dapat merekam gerakan tikus kanguru di Gurun Yuma.

Rekaman yang dihasikan mengungkapkan bahwa ular derik (genus Crotalus) dan tikus kanguru (genus Dipodomys) secara mengejutkan memiliki pola bertahan hidup yang sangat atraktif.

''Baik ular derik dan tikus kanguru adalah atlet yang ekstrem, mereka mempunyai kinerja maksimal selama interaksi ini," Timothy Higham, seorang profesor di Universitas California sekaligus pemimpin penelitian.

Rekaman dan aksi akrobat tikus kanguru dalam bertahan hidup dan mengelabui ular telah dipublikasikan di jurnal Functional Ecology pada hari Rabu (27/03/2019).

Selama beberapa bulan penelitian, ilmuwan berhasil mereka 32 interaksi antara ular dan tikus kanguru.

Penampakan tikus kanguru. (Wikipedia/ FWS)

 

Hanya sekitar setengah dari serangan tersebut yang berakhir dengan gigitan ular.

Sangat luar biasa, hewan seperti tikus kanguru bisa dinobatkan sebagai tikus ninja dalam kemampuannya bertahan hidup.

Bagaimana tidak, mereka dapat bereaksi kurang dari 100 milidetik ketika mereka dalam bahaya.

Waktu 100 milidetik merupakan waktu yang dibutuhkan manusia untuk berkedip. Bahkan tikus kanguru dapat melakukannya dengan lebih cepat, mereka hanya butuh waktu 38 milidetik ketika ular akan mengigit.

Mereka bahkan dapat bereaksi dengan terbang ke udara dalam waktu 70 milidetik, lebih cepat dari kedipan mata manusia.

Bruce Lee sepertinya akan malu karena tikus kanguru dapat melakukan gerakan akrobat dengan melompat 7 hingga 8 kali lebih tinggi dari ukuran badan mereka.

''Manuver-manuver yang sangat cepat dan kuat ini memberi tahu kami tentang strategi efektif untuk melarikan diri dari pemangsa berkecepatan tinggi,'' kata Higham dikutip dari Live Science.

Rekaman mengenai ''ninja tikus'' bisa dikunjungi secara lengkap melalui link ini.

Imuwan menemukan bahwa gerakan super cepat tikus kanguru bisa dihasilkan karena mereka memiliki pendengaran yang sangat tajam dan kaki belakang super kuat.