Sabtu, 28 November 2020

Kemana Warga Pompeii Usai Letusan Dahsyat Gunung Vesuvius?

Hasil penelitian ini menemukan bahwa beberapa warga Pompeii yang selamat menetap Cumae.

Dinar Surya Oktarini | Amelia Prisilia
cloud_download Baca offline
Pompeii. (Wikipedia)
Pompeii. (Wikipedia)

Hitekno.com - Pompeii adalah sebuah kota Romawi Kuno yang berada di Italia. Kota ini hancur saat letusan dahsyat gunung Vesuvius pada tahun 79 Masehi. Penelitian terbaru menyebutkan bahwa tidak semua warga Pompeii tewas dalam kejadian tersebut. Lalu kemana warga Pompeii pergi?

Letusan gunung Vesuvius ini mengakibatkan sepanjang daratan Pompeii tertutup debu dan membuat kota berubah gelap.

Setidaknya, ada 2.000 orang tewas dalam tragedi ini, kota ini lalu terkubur berabad-abad dan menjadi bagian sejarah di Bumi.

Penelitian yang menyebutkan bahwa tidak semua warga Pompeii tewas dalam kejadian tersebut memang cukup mengejutkan. Pasalnya, dengan fenomena dahsyat itu, sangat tidak mungkin jika ada yang mampu bertahan.

Namun, para peneliti berpendapat mengingat masa tersebut masih sangat lawas, sangat tidak mungkin jika warga Pompeii melakukan perjalanan jauh.

Tengkorak meledak akibat suhu panas ledakan Gunung Vesuvius. (PLos One)
Tengkorak meledak akibat suhu panas ledakan Gunung Vesuvius. (PLos One)

 

Kemungkinan, beberapa di antaranya akan menetap di sepanjang pantai Italia Selatan, bermukim di Cumae, Naples, Ostia, dan Puteoli.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Steven Tuck di Miami University, Oxford, Ohio disebutkan bahwa untuk mengetahui kemana para warga pergi usai letusan dahsyat tersebut butuh usaha besar.

Pasalnya, para peneliti perlu menyisir catatan sejarah seperti dokumen, prasasti, artefak, dan infrastruktur kuno.

Usaha Steven cukup keras untuk dapat mencari tahu keberadaan warga Pompeii ini. Hal pertama yang perlu ia kerjakan adalah membuat basis data nama keluarga yang berbeda dan pernah tinggal di daerah Pompeii dan Herculaneum. Nama tersebut lalu ia cek kembali di beberapa tempat lainnya setelah 79 Masehi.

Selain membuat basis data tersebut, ia juga perlu mencari tanda-tanda budaya Pompeii dan Herculaneum seperti pemujaan keagamaan Vulcanus, Dewa Api, dan Dewa Pelindung Pompeii.

Pompeii. (Wikipedia)
Pompeii. (Wikipedia)

 

Hasilnya, pada beberapa proyek infrastruktur publik di daerah tersebut ditemukan beberapa petunjuk mengenai pemukiman yang dibangun kembali.

Setidaknya antara 15.000 dan 20.000 tahun lalu, orang-orang Pompeii dan Herculaneum kemungkinan selamat dari letusan gunung Vesuvius.

Dari basis data tersebut terungkap bahwa keluarga Sulpicius dari Pompeii pernah bermukim kembali di Cumae.

Cumae menjadi salah satu daerah yang kemungkinan menjadi tempat pengungsian warga Pompeii yang masih selamat ini.

Namun, hal tersebut lagi-lagi hanya hasil dari penelitian yang dilakukan oleh para peneliti. Tidak diketahui dengan pasti apakah benar ada warga Pompeii yang selamat dari letusan dahsyat gunung Vesuvius ini. Menurut kamu?

Terkait

Terkini