Selasa, 26 Mei 2020
Agung Pratnyawan : Senin, 21 Januari 2019 | 17:30 WIB

Hitekno.com - Istilah Supermoon dicetuskan para ahli astrologi untuk penyebutan fenomena alam pada Bulan yang membuatnya terlihat sangat besar. Fenomena Supermoon yang terjadi pada 21 Januari 2019 ini ternyata berdampak ke Indonesia.

Fenomena Supermoon ini terjadi bersamaan dengan gerhadan Bulan total yang mempengaruhi kondisi pasang maksimum air laut.

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), ketinggian pasang air laut ini berdampak ke wilayah pesisir Indonesia. 

Ilustrasi Gerhana Bulan. (unsplash/Stephan Herb)

 

Dampak dari fenomena Supermoon tersebut dapat menganggu kegiatan transportasi, perikanan, produksi garam, dan bongkar-muat di pelabuhan di wilayah pesisir utara Jakarta, pesisir utara Jawa Tengah, pesisir utara Jawa Timur, pesisir Cilacap, pesisir Tanjung Benoa, pesisir Kalimantan Barat, dan pesisir Makassar di Sulawesi Selatan.

''Untuk wilayah Jakarta, bisa berpotensi banjir bila terjadi hujan lebat di wilayah hulu jika air tidak terserap dan terhambat mengalir ke laut karena sedang pasang naik,'' kata Mulyono Rahadi Prabowo, Deputi Bidang Meteorologi BMKG.

Sementara itu, sebuah Bulan dapat didefinisikan sebagai supermoon bila berada pada jarak sekitar 90 persen dari titik terdekatnya dengan Bumi.

Ilustrasi Bulan. (pakutaso)

 

Pengertian ini dicetuskan pertama kali oleh Richard Nolle pada tahun 1979. Dengan kata lain, setiap Bulan Purnama yang mencapai jarak minimal 361.740 kilometer atau kurang dari Bumi, yang diukur dari pusat Bulan ke pusat Bumi, dapat disebut sebagai Supermoon.

Dilansir dari EarthSky, fenomena Supermoon pada 21 Januari 2019 akan membuat Bulan mencapai pada jarak sekitar 357.715 kilometer dari Bumi.

Tak hanya itu, tercatat ketika Supermoon terjadi kenaikan air laut bisa mencapai sekitar 5 cm lebih tinggi daripada pasang biasa saat Bulan Purnama yang bukan Supermoon terjadi.

Pada tahun 2019 kali ini, dikabarkan akan terjadi fenomena supermoon atau lunar perigee sebanyak tiga kali. (Suara.com/Lintang Siltya Utami)