Minggu, 23 Februari 2020

Mengerikan, Ini yang Terjadi Pada Paru-paru Jika Merokok

Inilah salah satu alasan banyak larangan merokok.

Agung Pratnyawan
cloud_download Baca offline
Ilustrasi korek api. (pixabay/geralt)
Ilustrasi korek api. (pixabay/geralt)

Hitekno.com - Peringatan merokok bukan tanpa alasan, karena dapat menyebabkan jutaan penyakit pada tubuh terutama paru-paru. Tak hanya membahayan diri sendiri, juga orang disekitarnya.

Itulah mengapa sangat banyak peringatan maupun sosialisasi akan bahaya dari merokok.

Lalu apa yang terjadi pada paru-paru ketika merokok? Belum lama ini sebuah video menunjukkan betapa ngerinya paru-paru yang terpapar asap rokok.

Video ini diungga oleh akun @kwilli1046 dan menjadi viral di Twitter.

Dalam video, terdapat sebuah ilustrasi yang menggambarkan paru-paru sebelum dan setelah merokok 30 bungkus atau sekitar 600 batang rokok.

Kapas yang berada dalam botol kaca digambarkan sebagai paru-paru. Pada botol tersebut juga terdapat sebuah lubang yang disumbat dengan rokok.

Ilustrasi paru-paru sebelum dan sesudah merokok. (Twitter/@kwilli1046)
Ilustrasi paru-paru sebelum dan sesudah merokok. (Twitter/@kwilli1046)

 

Sebuah selang transparan juga dihubungkan dari botol tersebut. Selang ini menggambarkan tenggorokan si perokok.

Satu per satu rokok dibakar. Ketika memasuki dua bungkus, warna kapas sudah mulai berubah menjadi cokelat.

Ketika sudah mencapai 30 bungkus, warna kapas dan botol kaca sudah menjadi hitam. Selang pun telah berwarna hitam pekat.

Setelah selesai, kapas dikeluarkan dan ditekan hingga mengeluarkan cairan cokelat. Botol kaca dibersihkan dengan tisu dan hasilnya tisu berubah menjadi hitam.

Selang pun digunting menjadi dua bagian lalu dibersihkan. Dari dalam selang, ditemukan cairan seperti tinta bolpoin, hitam dan pekat.

Untuk lebih jelasnya, tonton video di bawah ini. Dijamin, setelah menontonnya kamu akan berpikir dua kali untuk merokok atau bahkan berhenti sama sekali.

Itulah video viral di Twitter tentang gambaran apa yang terjadi pada paru-paru jika kamu merokok. Menakutkan bukan? (Himedik.com/Yuliana Sere)

Terkait

Terkini