Minggu, 12 Juli 2020
Agung Pratnyawan : Senin, 10 Desember 2018 | 09:00 WIB

Hitekno.com - Setelah rangkaian misi sukses dilaksanakan, ini pertama kalinya SpaceX gagal mendaratkan salah satu roketnya. Yaitu, SpaceX Falcon 9 yang gagal mendarat.

SpaceX pertama kali meluncurkan roketnya, Falcon Heavy pada Februari 2018 yang dapat digunakan kembali setelah mendarat.

Falcon 9 itu akhirnya menabrak laut. Momen itu direkam dalam video dan dibagikan di Twitter oleh CEO SpaceX, Elon Musk, meskipun feed resmi SpaceX memotong roket ketika jatuh.

''Pompa hidrolik sirip grid macet, sehingga Falcon mendarat di laut. Tampaknya tidak rusak dan sedang mentransmisikan data. Kapal dikirim dalam proses pemulihan,'' tulis Elon Musk di Twitter.

Meskipun tidak berhasil kembali ke landasan pendaratannya, roket SpaceX Falcon 9 ini memiliki cukup kecerdasan di papan untuk menstabilkan dirinya sebelum jatuh ke air. Krusial dan tetap utuh.

''Tukarkan roket stabil pada waktunya tepat, memungkinkan pendaratan yang utuh di air! Kapal-kapal dalam perjalanan untuk menyelamatkan Falcon,'' kicau Elon Musk.

Roket itu digunakan untuk mengirim satu kapsul kargo ke Stasiun Luar Angkasa Internasional. Tujuan utama dari misi itu adalah dengan sukses mengirimkan pasokan ke lab luar angkasa yang mengorbit.

SpaceX memiliki kontrak senilai 1,08 miliar AS dengan NASA untuk mengirim pasokan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional.

Tulisan ini sudah dimuat di Suara.com dengan judul Gagal Mendarat, SpaceX Falcon 9 Nyusruk ke Laut.

BACA SELANJUTNYA

4 Berita Terkini: Crew Dragon SpaceX Bawa Astronot NASA ke ISS