Rabu, 05 Agustus 2020
Agung Pratnyawan | Amelia Prisilia : Jum'at, 19 Oktober 2018 | 07:00 WIB

Hitekno.com - Nama Gunther Von Hagens dikenal sebagai kolektor mayat manusia dari seluruh dunia untuk dipamerkan ke museum miliknya bernama Body Worlds. Museum ini terletak di Berlin, Jerman dan secara resmi beroperasi pada tahun 2015.

Gunther Von Hagens dan istrinya bernama Angelina Wahley, berkeliling dunia untuk menemukan banyak mayat manusia yang kemudian akan ia jadikan pameran.

Untuk mendapat mayat manusia, ia dan istri harus berkunjung ke Eropa Timur, Cina dan India di Asia. Negara-negara ini menjadi tujuannya karena memiliki penduduk terbesar di dunia.

Mayat manusia yang sudah terkumpul ini lalu dikuliti dan diplester untuk kemudian dibuat berpose 'heroik' layaknya sebuah karya seni.

Hagens mengaku jika ia menggunakan teknik plastinasi untuk memungkinkan mayat tersebut dapat dibedah dan dibongkar seluruh bagiannya. Anatominya ini lalu ditunjukkan bagi pengunjung yang ingin menyaksikannya.

Museum Body Worlds. (bodyworlds.com)

 

Ide gila Hagens ini membuatnya harus terkena berbagai kontroversi. Namun, ia masih saja menjalankan kegemarannya tersebut.

Beberapa kritikus bahkan menyebutnya sebagai 'Dr Death' karena obsesi berlebihannya terhadap mayat manusia.

Seolah tidak terganggu dengan berbagai kritik yang datang padanya, Hagens mengaku memiliki misi manusiawi. Yaitu untuk memperlihatkan secara langsung kepada banyak orang mengenai bagaimana struktur anatomi asli pada tubuh manusia terlihat.

Saat berkunjung ke museum ini, kamu akan menemukan bagian tubuh manusia seperti otot, organ dalam, dan pembuluh darah terlihat dengan jelas. Hal ini karena sebelum dipamerkan, mayat akan melewati proses dikuliti.

Museum Body Worlds. (bodyworlds.com)

 

Namun, tidak perlu khawatir jika kamu akan terganggu dengan bau bangkai mayat. Seluruh mayat manusia maupun hewan di museum ini sudah diawetkan dan dikeringkan dengan cara disuntik cairan silikon dan resin.

Setidaknya ada 20 mayat manusia dan hewan yang dikuliti dan dipamerkan di museum Body Worlds ini. Mayat manusia dan hewan ini ditata dengan pose layaknya manusia hidup yang duduk, sedang melakukan peregangan, bahkan olahraga.

Dilansir dari situs resminya, Bodyworlds.com, museum ini sudah berhasil menarik lebih dari 47 juta pengunjung di lebih dari 130 kota di Amerika, Africa, Asia, dan Eropa.

Tertarik berkunjung ke museum Body Worlds milik Gunther Von Hagens untuk melihat pameran mayat manusia ini?

BACA SELANJUTNYA

CEK FAKTA: Benarkah Gereja Sebut Virus Corona Tak Aktif saat Diazankan?