Rabu, 27 Mei 2020
Agung Pratnyawan : Rabu, 05 September 2018 | 09:00 WIB

Hitekno.com - Lift antariksa sedang dikembangkan oleh tim di Jepang. Rencananya, teknologi ini akan menjalani uji coba pada September 2018 ini. Seperti apa nantinya terobosan baru ini?

Rencananya miniatur lift antariksa itu akan diluncurkan ke luar angkasa oleh badan antariksa Jepang pekan depan dari Pulau Tanegashima di Jepang bagian selatan.

Miniatur itu diproduksi oleh para peneliti di Universitas Shizuoka dan akan dikirim ke luar Bumi menggunakan roket H-2B. Miniatur lift antariksa itu berbentuk kotak dengan panjang 6 sentimeter, lebar 3 sentimeter, dan tinggi tiga sentimeter.

Di luar angkasa, miniatur lift itu akan bergerak di sebuah kabel sepanjang 10 meter, yang membentang di antara dua satelit mini.

Ilustrasi Stasiun Luar Angkasa (Pixabay)

 

''Ini akan menjadi eksperimen pertama di dunia untuk menguji pergerakan lift di luar angkasa,'' kata seorang juru bicara Universitas Shizuoka.

Pergerakan miniatur lift itu akan dipantau oleh kamera-kamera yang terpasang pada kedua satelit tersebut.

Teknologi ini diharapkan akan bisa mewujudkan mimpi manusia untuk menembus luar angkasa hanya menggunakan lift, alih-alih roket, dari Bumi.

Gagasan lift luar angkasa ini pertama kali diimpikan oleh ilmuwan Rusia, Konstantin Tsiolkovsky pada 1895, setelah ia menyaksikan menara Eifel di Paris, Prancis.

Hampir seabad kemudian ide ini dituangkan oleh penulis Inggris, Arthur C. Clarke dalam novelnya yang berjudul The Fountains of Paradise.

Kini sebuah perusahaan konstruksi Jepang bernama Obayashi juga memiliki ambisi untuk mengirim turis ke luar angkasa pada 2050 menggunakan lift antariksa.

Perusahaan itu mengatakan akan menggunakan material nanotube karbon, yang 20 kali lebih kuat dari baja, untuk membangun corong lift setinggi 96.000 kilometer di atas permukaan Bumi.

Tulisan ini sudah dimuat di Suara.com dengan judul Jepang Akan Gelar Uji Coba Lift Antariksa.