Jum'at, 03 April 2020

Art Jog 2018 Enlightenment, Padukan Karya Seni dan Teknologi

Beberapa dari karya di Art Jog 2018 tersebut memanfatakan dunia digital atau teknologi zaman sekarang untuk menyalurkan karyanya.

Dinar Surya Oktarini
cloud_download Baca offline
Art Jog 2018/Hitekno
Art Jog 2018/Hitekno

Hitekno.com - Teknologi tidak hanya berguna dan dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari saja, nyatanya teknologi juga dapat menghasilkan sebuah karya seni yang indah di pameran Art Jog 2018.

Pameran seni yang digelar di Jogja National Museum Yogyakarta ini merupakan acara pameran seni yang diadakan setiap tahun dan tahun ini merupakan tahun ke-11 Art Jog diadakan.

Tahun ini Art Jog 2018 mengangkat tema 'Enlightenment' yang berarti sebuah pencerahan dan proyeksi tentang filsafat, karya seni budaya bahkan pengetahuan yang menjadi satu kesatuan.

Sesuai dengan tema tersebut, seniman yang ikut terlibat dalam pagelaran seni akbar ini mengungkapkannya dalam berbagai bentuk karya.

Karya yang dipamerkannya pun beragam, mulai dari lukisan, karya instalasi hingga karya foto lho.

Namun, beberapa dari karya tersebut memanfatakan dunia digital atau teknologi zaman sekarang untuk menyalurkan karyanya.

Yuk langsung aja simak, karya apa aja yang memanfaatkan teknologi di Art Jog tahun ini.

Apricots From The Damascus Room

Art Jog 2018/Hitekno

Sumber foto: Hitekno.com

Apricots From The Damascus Room merupakan karya dari Seniman Atif Akin, merupakan karya video berdurasi tiga menit 30 detik.

Karya Apricots From The Damascus Room merupakan konteks pameran Apricots From The Damascus di Istanbul.

Istanbul dalam konteks ini berfungsi sebagai hubungan pusat dan latar belakang situasi geopolitik regional.

Meski tidak dihadirkan dalam visual, rupanya seniman Atif ingin mewujudkan kota ini secara fisik dan historis adalah pusat dalam cerita ini.

Karya seniman Atif Akin ini dipamerkan dalam bentuk berbeda dari yang lain, karya videonya dipamerkan dalam bidang setengah lingkaran yang diletakkan di lantai.

Video tersebut diproyeksikan dengan proyektor dari atas, sehingga pengunjung akan menontonya dalam posisi tertunduk dan menyaksikan cerita dalam video dalam wujud yang unik.

Pernyataan Tidak Tertulis

Sumber video: Youtube

Karya seni dengan judul Pernyataan Tidak Tertulis karya Seniman Bandu Darmawan.

Bandu Darmawan menciptakan karyanya dalam wujud video project dan instalasi yang bercerita mengenai ruang negatif dari sebuah penciptaan narasi.

Dalam karya instalasinya, Bandu tidak memajang sebuah lukisan melainkan memproyeksikan video yang berupa bayangan seseorang sedang menulis sesuatu di mesin ketik.

Menurutnya, salah satu sifat cahaya adalah membuat satu sisi benda menjadi terlihat, namun benda tersebut juga akan memblokir cahaya yang membenturnya.

Ide tersebut ia wujudkan dalam video yang ia proyeksikan dalam sebuah ruangan hitam yang didalamnya terdapat meja, kursi dan mesin ketik.

Namun yang menariknya lagi, dalam bayangan tersebut terdapat seseorang yang bergerak sedang mengetik sesuatu, tetapi dalam ruang tersebut tidak ada seorang pun yang sedang duduk di depan mesin ketik.

Karya ini menjadi banyak perhatian dari pengunjung Art Jog 2018 kali ini karena keunikannya.

Selain menarik, penerapan teknologi dalam karya yang membuat karya kedua seniman di atas berbeda dengan yang lainnya.

Namun sayangnya, karya seni yang indah harusnya dinikmati dengan tertib malah digunakan sebagai ajang foto sesion bagi pengunjung pameran Art Jog 2018.

Semoga hal serupa tidak terjadi di pameran Art Jog selanjutnya atau pameran seni lainya.

Hitekno.com/Dinar Surya Oktarini

Terkait

Terkini