Internet

Heboh Restoran Diserang Ribuan Kecoak, Tak Terduga Ini Alasannya

Terekam CCTV, pria bertopeng melepaskan ribuan kecoak ke retoran tersebut.

Agung Pratnyawan

Ilustrasi kecoak. (pixabay/Public Domain Pictures)
Ilustrasi kecoak. (pixabay/Public Domain Pictures)

Hitekno.com - Heboh sebuah restoran di Taiwan menjadi target penyerangan ribuan kecoak. Pelaku melemparkan serangga menjijikkan tersebut ketika ramai dengan pelanggan yang sedang makan.

Dilaporkan kalau pelaku melemparkan ribuan kecoak tersebut hanya menjadikan restoran ini sebagai targetnya.

Dialihbahasakan dari Odditycentral, Sabtu (8/5/2021), insiden tersebut terjadi pada Selasa (4/6/2021) dilakukan saat restoran dipenuhi pelanggan.

Aksi dua pria bertopeng yang melepaskan ribuan kecoak itu juga terekam dalam kamera CCTV yang diunggah oleh akun Twitter @ambermywang.

Saat itu, restoran sedang beroperasi seperti biasa. Namun, tiba-tiba ada dua orang pria mengenakan topeng berlari membawa plastik besar berisi kecoak.

Nampak dalam rekaman CCTV tersebut, setibanya di dalam restoran, kedua pria itu langsung menumpahkan plastik isi kecoak itu ke restoran kemudian melarikan diri.

Alhasil, kecoak tersebut langsung menyebar dan beterbangan ke penjuru restoran hingga membuat pelanggan kabur menyelamatkan diri karena merasa jijik.

Restoran dilempari ribuan kecoak (Twitter/ambermywang)
Restoran dilempari ribuan kecoak (Twitter/ambermywang)

 

Kebetulan di hari tersebut sejumlah polisi sedang mengadakan jamuan makan siang. Tak butuh waktu lama bagi polisi untuk segera menangkap kedua pelaku yang melepaskan ribuan kecoak.

Komisaris Departemen Kepolisian Taipei, Chen Jia-chang mengatakan, pihak kepolisian awalnya mengira serangan ribuan kecoak tersebut ditujukan kepada petugas polisi yang sedang makan di restoran tersebut.

Namun setelah dilakukan investigasi lebih lanjut, ternyata serangan kecoak tersebut dilakukan lantaran pemilik restoran terlibat sengketa utang dengan preman lokal.

Polisi mengamankan lima tersangka dalam kasus tersebut yang masing-masing memiliki peran tersendiri. Mereka merupakan anggota dari jaringan preman lokal, tempat si pemilik restoran berutang.

Dua orang pelaku bertugas melepaskan kecoak, dua orang mengintai dari luar dan seorang lainnya bertugas sebagai pengemudi.

Komisaris Chen menyebut, ribuan kecoak Turkestan tersebut dibeli dari sebuah toko perlengkapan akuarium di Taipei. Serangga tersebut biasa digunakan untuk memberi makan ikan dalam akuarium.

Pihak kepolisian berjanji untuk melakukan investigasi guna melacak orang yang memerintahkan penyerangan tersebut.

Itulah kisah restoran jadi sasaran serangan pelemparan kecoak yang ternyata ada maslaah sengketa utang dari pemiliknya dengan preman lokal. (BeritaHits.id/ Chyntia Sami Bhayangkara).

Berita Terkait