alexametrics
Internet
Rabu, 19 Mei 2021

Donald Trump Akhirnya Punya Media Sosial Buatan Sendiri

Platform baru ini ditata layaknya tampilan Twitter tetapi dihosting sebagai blog komentar dari Donald Trump.

Dinar Surya Oktarini
cloud_download Baca offline
Donald Trump. (Instagram/ realdonaldtrump)
Donald Trump. (Instagram/ realdonaldtrump)

Hitekno.com - Sejak kontroversinya di berbagai media sosial, Donald Trump diblokir dari beberapa media sosial, bahkan Twitter menangguhkan akun miliknya selamanya. Pasalnya unggahannya yang mengandung kontroversi meresahkan banyak orang.

Setelah berbulan-bulan tak punya akses untuk menuliskan pendapatkan melalui media sosial, kini mantan presiden Amerika Serikat tersebut meluncurkan bagian baru dari situsnya yang pada dasarnya adalah sebuah blog WordPress.

Platform baru ini ditata layaknya tampilan Twitter tetapi dihosting sebagai blog komentar dari Donald Trump.

Orang-orang bisa mendaftar untuk peringatan ungghan di platform melalui email dan nomor telepeon mereka.

Presiden AS, Donald Trump. (Instagram/ @realdonaldtrump)
Presiden AS, Donald Trump. (Instagram/ @realdonaldtrump)

 

Meskipun tampaknya tak berfungsi pada publikasi pengguna juga diizinkan untuk membagikan postingan Donald Trump di Facebook dan Twitter.

Dilansir dari laman The Verge, namun pilihan berbagi di Twitter untuk saat ini tidak berfungsi, tetapi Facebook mengizinkan orang untuk membagikan kiriman Donald Trump.

Meskipun platform sudah resmi diluncurkan, WordPress tersebut sudah diisi dengan unggahan terbaru dan video yang mengiklankan platform barunya.

Dengan adanya platform ini, akhirnya Donald Trump bisa berkomunikasi dengan pendukungnya secara langsung, meskipun tidak jelas bagaimana itu akan terjadi.

Seperti yang diketahui, Donald Trump tak diizinkan kembali di Facebook dan platform media sosial milik Facebook lainnya yaitu Instagram.

Kini Donald Trump memiliki platform pribadinya yang dibangun oleh Campaign Nucleus, sebuah perusahaan layanan digital yang didirikan oleh mantan manajer kampanye Trump, Brad Parscale.

Terkait

Terkini