alexametrics
Internet
Sabtu, 08 Mei 2021

Pendiri Adobe, Charles Geschke Meninggal Dunia di Usia 81 Tahun

Charles ''Chuck'' Geschke dikenal salah satu pendiri yang mengembangkan PDF.

Dinar Surya Oktarini
cloud_download Baca offline
Charles Chuck Geschke. (Adobe/Pixabay/Clker)
Charles Chuck Geschke. (Adobe/Pixabay/Clker)

Hitekno.com - Salah satu pendiri Adobe yang membantu mengembangkan PDF, Charles ''Chuck'' Geschke meninggal dunia pada usia 81 tahun.

CEO Adobe, Shantanu Narayen dalam sebuah email pada karyawan Adobe, ''Ini adalah kerugian besar bagi seluruh komunitas Adobe dan Industri teknologi, yang telah menjadi pemandu dan pahlawannya selama beberapa dekade.''

Sebagai salah satu pendiri Adobe, Chuck dan John Warnock mengembangkan perangkat lunak inovatif yang telah merevolusi cara orang membuat dan berkomunikasi.

Beberapa penemuan perangkat lunak yang paling transformatif Charles Chuck Geschke adalah PDF, Acrobat, Ilustrator, Premier Pro dan Photoshop yang kini banyak dikenal di mana mana.

Charles Chuck Geschke. (Adobe/Pixabay/Clker)
Charles Chuck Geschke. (Adobe/Pixabay/Clker)

 

Dilansir dari laman The Verge, Charles ''Chuck'' Geschke sendiri memperoleh gelar doktor dari Carnegie Mellon Unoversity di Pittsburgh dan kemudian bekerja di Xerox Palo Alto Research Center di mana dia bertemu Warnock.

Pasangan ini meninggalkan Xerox pada tahun 1982 dan mendirikan Adobe bersama. Produk pertama mereka adlaah Adobe PostScript, bahasa pemrograman yang membantu meningatkan industri penerbitan dekstop.

Selain kontribusnya di industri teknologi, mendiang Charles ''Chuck'' Geschke juga dikenal selamat dari upaya penculikan pada tahun 1992. Dua pria menangkapnya ketika dia tiba di tempat kerja pada suatu pagi dan menahannya hingga empat hari dan akhirnya diselamatkan oleh FBI.

Pada tahun 2009 Presiden Obama saat itu menganugerahi Warnock dan Geschke National Medal of Technology.

Kini Charles ''Chuck'' Geschke meninggalkan istrinya, Nancy yang dinikahinya selama 56 tahun, tiga anak dan tujuh cucu.

Terkait

Terkini