Internet
Sabtu, 24 April 2021

Hasil Survei Ungkap Netizen Indonesia Tidak Sopan, Microsoft Diserang

Microsoft sampai mematikan kolom komentar Instagram usai banyaknya serangan netizen Indonesia.

Agung Pratnyawan
cloud_download Baca offline
Ilustrasi netizen. (Pixabay)
Ilustrasi netizen. (Pixabay)

Hitekno.com - Microsoft telah merilis hasil survei terbarunya yang mendapati netizen Indonesia paling tidak sopan dibanding negara Asia Tenggara lainnya. Hasil ini pun langsung ramai jadi pembicaraan.

Terlihat ramainya pembicaraan netizen Indonesia yang menyoroti hasil survei Microsoft tersebut di media sosial. Baik Instagram maupun Twitter.

Terpantau kata kunci Microsoft menduduki Trending Topic Twitter Indonesia dengan jumlah cuitan lebih dari 52.000 tweet.

Diwartakan sebelumnya, hasil survei tahunan yang dilakukan Microsoft ini terangkum dalam laporan Digital Civility Index 2020.

Secara global, Belanda berada pada peringkat teratas yang memiliki netizen paling sopan. Sedangkan di Asia Tenggara, Singapura jauh memimpin di banding negara lainnya.

Trending topic Microsoft. [Twitter]
Trending topic Microsoft. [Twitter]

 

Melalui cuitan tersebut, tak sedikit netizen Indonesia yang menuliskan opini dan tanggapannya mengenai hasil survei Microsoft.

Beberapa netizen Indonesia mengaku khawatir jika pernyataan tersebut membuat Microsoft enggan mendistribusikan produknya lagi di Indonesia atau berdampak internasional yang lebih luas.

"Pliss jangan bangga juga mentang-mentang bisa bikin Microsoft takut. Bisa aja efeknya negara lain juga takut dan nggak mau kerjasama sama Indonesia lagi," tulis akun @akurikaa.

"Gue jadi ngebayangin Microsoft ngambek, terus retract produknya dari Indonesia," komentar @sendalljenner.

Cuitan warganet soal Microsoft. [Twitter]
Cuitan netizen Indonesia soal Microsoft. [Twitter]

 

Tak hanya itu, usai mengetahui hasil survei tersebut bahkan sebagian besar netizen Indonesia pengguna Instagram menyerang akun Instagram Microsoft hingga perusahaan teknologi itu menonaktifkan kolom komentarnya pada delapan unggahan pertama.

Menurut sebagian besar netizen Indonesia  pengguna Twitter, sikap tersebut justru disayangkan karena langsung membuktikan kebenaran hasil survei.

"Microsoft ngasih gelar netizen Indonesia paling nggak sopan se-Asia Tenggara. Instagram Microsoft diserang netizen Indonesia. Kesimpulan Microsoft langsung terbukti. Keren," ungkap @miarimiari.

"Berusaha lebih sopan agar membuktikan kalau Microsoft salah (sanda silang). Serang Instagram Microsoft karena bilang kita nggak sopan (tanda centang). Si logis emang orang-orang sini," tambah @kang_pukul.

Selain itu, sebelum Microsoft sempat menonaktifkan kolom komentar pada Instagramnya, beberapa netizen Indonesia telah mengambil gambar tangkapan layar untuk pembuktian.

Cuitan warganet soal Microsoft. [Twitter]
Cuitan netizen Indonesia soal Microsoft. [Twitter]

 

Salah satu komentar netizen Indonesia pengguna Instagram mengaku, tidak menggunakan Microsoft lagi.

"Gaya banget netijen nih sok-sokan nggak mau pake Microsoft lagi, yang sekarang aja pada pake Microsoft bajakan," cuit @batmanblossom yang mengaitkan dengan sikap orang Indonesia umumnya senang menggunakan produk palsu.

Pernyataan bahwa netizen Indonesia termasuk dalam golongan yang paling tidak punya adab tersebut, berasal dari hasil survei Indeks Keadaban Digital atau Digital Civility Index (DCI) dari Microsoft yang dirilis belum lama ini.

Penelitian tersebut digelar Microsoft di 32 negara dan melibatkan lebih dari 16.000 responden.

Cuitan warganet soal Microsoft. [Twitter]
Cuitan netizen Indonesia soal Microsoft. [Twitter]

 

Dari hasil survei diketahui bahwa Indonesia bersama dengan Rusia, Afrika Selatan, dan Meksiko masuk dalam golongan paling tak punya adab di internet.

Lingkup Asia Tenggara, Indonesia menjadi negara dengan adab paling buruk, sementara Singapura paling bagus. Disusul oleh Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam.

Itulah kelakuan netizen Indonesia yang sempat menyerang Microsoft setelah mendapati hasil surveinya. (Suara.com / Lintang Siltya Utami)

Terkait

Terkini