Internet

Edukasi Digital Finansial, Cara DANA Bantu Pulihkan Pariwisata Yogyakarta

Dukungan pemulihan dan pengembangan sektor pariwisata di Yogyakarta kali ini merupakan bagian dari keberlanjutan program Transformasi Malioboro 4.0.

Agung Pratnyawan

DANA di Yogyakarta. (dok. DANA)
DANA di Yogyakarta. (dok. DANA)

Hitekno.com - Menutup 2020, DANA singgah di Yogyakarta dalam rangka membawa semagat transaksi digital ke seluruh UMKM untuk go digital. Yakni dengan memberikan edukasi digital finansial untuk membantu pemulihan pariwisata di kota ini.

Hal ini sebagai komitmen DANA dalam mendukung pemerintah terkait UMKM go digital dalam rangkaian Bangga Buatan Indonesia. Termasuk Yogyakarta yang menjadi salah satu Destinasi Super Prioritas (DSP).

Memanfaatkan momentum akhir tahun dan menyambut tahun baru 2021, pelaku UMKM di sektor pariwisata perlu mempersiapkan diri untuk menghadapi paparan teknologi digital sebagai bagian dari usaha mengembangkan promosi dan komunikasi Destinasi Super Prioritas.

Sebagaimana program pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM, pelaku UMKM terus didorong untuk segera masuk dalam ekosistem digital agar dapat menghadapi tantangan maupun menangkap peluang di berbagai kondisi.

Oleh karena itu, sepanjang tahun 2020, DANA aktif menyambangi kota-kota DSP dan bekerja sama dengan pemerintah setempat untuk membagikan pentingnya pemanfaatan teknologi digital untuk kegiatan usaha setempat.

DANA gunakan QRIS untuk transaksi nontunai. (DANA)
DANA gunakan QRIS untuk transaksi nontunai. (DANA)

 

"Imbas pandemi Covid-19 tampaknya masih terus terjadi hingga akhir tahun ini termasuk di Yogyakarta. Bersama DANA, kami ingin mengajak pelaku usaha untuk menghadapi kenormalan baru dengan memanfaatkan transaksi digital khususnya di bidang pariwisata. Kami ingin menanamkan pentingnya bertransaksi digital dan manfaat yang dapat diperoleh dari teknologi digital. Selain itu, kami juga ikut merangkul komunitas dan karya lokal Yogyakarta lainnya untuk memaksimalkan edukasi yang akan kami berikan agar bisa berdampak lebih luas," ungkap Steve Saerang, VP of Corporate Communications DANA.

Dalam kunjungannya ke Yogyakarta, dompet digital Indonesia, DANA tidak hanya bergerak sendiri, tetapi turut menggandeng aplikasi lokal kebanggaan Yogyakarta yaitu SODA POS. Aplikasi kasir yang memudahkan transaksi UMKM Yogyakarta ini bekerja sama dengan DANA untuk memberikan pelatihan dan edukasi berkala mengenai digital finansial.

Peresmian ini turut mendapat dukungan dari Wakil Walikota Yogyakarta, Wakil Bupati Bantul, dan Dinas Koperasi & UMKM Yogyakarta, serta dihadiri oleh perwakilan UMKM provinsi Yogyakarta hingga Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia.

Dukungan pemulihan dan pengembangan sektor pariwisata di Yogyakarta kali ini merupakan bagian dari keberlanjutan program Transformasi Malioboro 4.0 yang pernah dilaksanakan pada Februari 2020 lalu.

Selaras dengan nama program tersebut, DANA mendorong pelaku usaha di Malioboro, termasuk andong untuk beralih memanfaatkan QRIS sebagai metode pembayaran. Dengan mengemban visi serupa, DANA berharap penggunaan dompet digital DANA akan makin luas dan kaya, serta masyarakat tradisional maupun pelaku UMKM di sektor pariwisata makin yakin untuk melakukan transformasi menuju budaya nontunai digital yang lebih efisien, produktif, dan kompeten.

"Dengan menghadirkan edukasi yang kontinu, kami berharap kolaborasi dengan pemerintah setempat maupun komunitas lokal dapat memberi hasil yang signifikan untuk terwujudnya sektor pariwisata yang makin berdaya saing. Lebih jauh lagi, kami percaya upaya ini dapat membantu mengakselerasi digitalisasi UMKM dan mencapai inklusi keuangan di kalangan masyarakat sesuai dengan visi DANA yang dibangun sejak awal," pungkas Steve.

Berita Terkait