Internet
Sabtu, 17 April 2021

Ditetapkan Jadi Tersangka oleh KPK, Mensos Juliari Batubara Gembok Medsos

Menjadi perbincangan di jagat dunia maya, akun media sosial Juliari Batubara kini digembok.

Dinar Surya Oktarini
cloud_download Baca offline
Akun Twitter Mensos Juliari Batubara. (Twitter/@juliaribatubara)
Akun Twitter Mensos Juliari Batubara. (Twitter/@juliaribatubara)

Hitekno.com - Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK telah menetapkan Menteri Sosial, Juliari Peter Batubara menjadi tersangka dalam kasus korupsi terkait bantuan sosial virus Corona.

Usai menyerahkan diri ke KPK, kabar terkait Mensos Juliari Batubara diperbincangkan dan menjadi trending topik di Twitter.

Hahstag terkait mensos dan nama Juliari Batubari berada di kolom trending topik Twitter pagi ini, Minggu (6/12/2020).

Dilansir dari laman Suara.com, Mensos Juliari Batubara diduga menerima suap senilai Rp 17 miliar.

Akun Twitter Mensos Juliari Batubara. (Twitter/@juliaribatubara)
Akun Twitter Mensos Juliari Batubara. (Twitter/@juliaribatubara)

 

Menjadi perbincangan di jagat dunia maya, akun media sosial Juliari Batubara kini digembok, termasuk Twitter @juliaribatubara dan Instagram @juliaribatubara.

Kedua medsos yang kini sudah mendapatkan centaang biru tersebut kini sudah tak bisa diakses oleh publik lagi padahal Juliari Batubara sendiri dikenal cukup aktif di media sosial, seperti Instagram, Twitter dan Facebook.

Akun Twitter milik Mensos Juliari Batubara tersebut memiliki pengikut sekitar 12,5 ribu dan tercatat sudah bergabung dengan media sosial satu ini sejak 2013 lalu.

Sementara itu, akun Instagram Juliari Batubara memiliki pengikut sekitar 105 ribu dan terhitung memiliki 603 postingan.

Terpantau hanya dua medsos tersebut yang digembok, akun Facebook miliknya sampai saat ini masih terbuka, terlihat dari postingan terakhirnya, Medsos Juliari Batubara tersebut mengunggah postingan terkait Hari Disabilitas Internasional pada 3 Desember 2020 lalu.

Mengutip dari Suara.com, Juliari ditetapkan sebagai tersangka penerima suap bersama dua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Kemensos Matheus Joko Santoso (MJS) dan Adi Wahyono (AW).

Terkait

Terkini