Senin, 25 Januari 2021

Hari Ini, Google Doodle Peringati Noken Papua

Noken Papua akhirnya ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO.

Agung Pratnyawan
cloud_download Baca offline
Google Doodle rayakan Noken Papua. (Google)
Google Doodle rayakan Noken Papua. (Google)

Hitekno.com - Google doodle hari ini memperingati penetapan Noken Papua sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO. Kita bisa melihatnya di halaman depat situs mesin pencari ini.

Karena jadi warisan budaya yang perlu dijaga, membuat Google mengabadikannya melalui doodle hari ini, Jumat (4/12/2020).

Noken merupakan kerajinan tas tradisional buatan tangan yang memiliki nilai budaya dan sosial ekonomi yang besar di seluruh Papua.

Sebelumnya dalam beberapa tahun terakhir, umur panjang warisan budaya Papua ini disebut-sebut telah terancam.

Setelah ditambahkan ke Daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO pada 4 Desember 2012 lalu, langkah besar telah dilakukan untuk melestarikan keberlanjutan Noken bagi generasi mendatang.

Dalam doodle yang muncul di halaman hari ini, menampilkan dua perempuan Papua dalam perjalanan pulang dari hutan menggunakan Noken untuk membawa hasil Bumi.

Menurut seniman yang membuatnya, Danu Fitra, ia juga mengilustrasikan Honai, salah satu rumah tradisional di Papua dan pemandangan Lembah Baliem.

Google Doodle Noken Papua. [Screeshot/Lintang Siltya Utami]
Google Doodle Noken Papua. [Screeshot/Lintang Siltya Utami]

Sementara Danu menuliskan kata Google pada doodle tersebut terinspirasi oleh bentuk Noken itu sendiri dan elemen dekoratifnya juga mengambil dari pola Noken.

Dilansir dari laman resmi Google doodle, tas Noken biasanya terbuat dari bahan seperti serat pohon, kulit kayu, atau daun yang diproses menjadi benang yang kuat dan diikat atau dianyam menjadi satu.

Kerajinan tangan yang rumit ini telah diwariskan dari generasi ke generasi dan menuntut keterampilan taktil yang halus, perawatan yang berdedikasi, serta tidak kekurangan visi artistik.

Produk akhirnya berupa tas tahan lama dan serbaguna yang biasa digunakan untuk mengangkut dan menyimpan barang-barang seperti makanan atau kayu bakar. Terkadang Noken juga digunakan untuk membawa anak kecil atau hewan.

Di luar penggunaan sehari-hari, Noken secara tradisional juga memenuhi banyak tujuan sosial dan ekonomi. Tas ini pun berfungsi sebagai simbol penyatuan budaya di antara lebih dari 250 kelompok etnis di wilayah tersebut.

Karena nilainya, Noken dapat digunakan sebagai jenis tabungan serta sering memainkan peran simbolis dalam penyelesaian sengketa secara damai.

Danu mengangkat topik ini secara pribadi karena ingin mengunjungi Indonesia bagian timur, khususnya Papua yang memiliki ragam budaya, suku bangsa, dan pemandangan yang indah.

Noken Papua. [Wikimedia]
Noken Papua. [Wikimedia]

Diharapkan lewat doodle yang dibuatnya, ia dapat membantu memperkenalkan warisan budaya Indonesia yang telah diakui UNESCO kepada masyarakat yang lebih luas.

Google doodle hari ini hanya muncul di Indonesia dan pengguna dapat mengetahui artikel mengenai Noken Papua, hanya dengan mengklik ikon doodle yang terpampang di halaman awal pencarian.

Itulah kabar terbaru dari Google doodle yang merayakan penetapan Noken Papua sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO. (Suara.com/ Lintang Siltya Utami).

Terkait

Terkini