Senin, 23 November 2020
Dinar Surya Oktarini : Sabtu, 17 Oktober 2020 | 06:45 WIB

Hitekno.com - Layanan transportasi Gojek, super app terdepan di Asia Tenggara kini semakin aman dan nyaman dimanfaatkan oleh masyarakat yang harus bepergian selama pandemi dengan inovasi terbaru di bawah inisiatif J3K (Jaga Kesehatan, Kebersihan, dan Keamanan).

Fitur baru tersebut adalah fasilitas Combo Shield, fitur Protokol J3K, fitur Selfie Verifikasi Masker, dan fitur Geofencing. Inovasi ini sekaligus wujud penguatan posisi Gojek sebagai perusahaan penyedia layanan transportasi digital dengan protokol kesehatan dari hulu ke hilir terlengkap di layanan transportasi. 

Nila Marita selaku Chief of Corporate Affairs Gojek mengungkapkan, “Saat ini kebersihan dan keamanan sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat termasuk saat bepergian. Sejak awal pandemi, kami di Gojek telah sigap melakukan berbagai penyesuaian yang mengedepankan aspek kebersihan, kesehatan dan keamanan lewat inisiatif J3K pada setiap layanan kami tanpa ada pembebanan biaya tambahan. Menyadari situasi pandemi yang begitu dinamis, kami terus beradaptasi dan menghadirkan inovasi baru baik yang berbasis non-teknologi maupun teknologi untuk terus menjaga kebersihan dan kesehatan bersama. Hal ini kami lakukan untuk menyesuaikan kebutuhan sambil terus memberikan rasa aman bagi mitra driver dan penumpang saat berada di perjalanan.”

Salah satu dari inovasi terbaru bersifat non-teknologi dan bertujuan sebagai lapisan keamanan tambahan untuk menjaga kesehatan mitra driver dan pengguna selama perjalanan: 

Alat Perlindungan Driver GoRide. (Gojek)

 

Fasilitas Alat Perlindungan Driver GoRide di 16 kota utama

Fasilitas Alat Perlindungan Driver GoRide terdiri dari Sekat Pelindung, yaitu pembatas antara mitra driver dan pelanggan, dan J3K Shield yaitu pelindung wajah tambahan yang dapat  ditempelkan  pada kaca helm mitra driver dan berfungsi untuk mengurangi risiko penyebaran virus. Mitra driver GoRide akan mendapatkan salah satu dari fasilitas ini sesuai kebutuhan di lapangan. Fasilitas Alat Pelindung Drivier ini telah didistribusikan ke lebih dari 36.000 mitra GoRide dan akan berlanjut secara bertahap. Sebelumnya Gojek telah memasang lebih dari 40.000 Sekat Pelindung di layanan GoCar. Khusus di GoRide, Sekat Pelindung dirancang secara aerodinamis sehingga tidak menahan angin saat motor melaju, dan mudah untuk dipakai dengan tali pengikat yang dapat diatur sesuai kebutuhan mitra driver. 

Inovasi terbaru lainnya bersifat teknologi yang diimplementasi secara masal dan langsung dirasakan manfaatnya oleh jutaan pengguna Gojek dan mitra driver:

Fitur “Komitmen Keamanan terhadap Protokol J3K” di aplikasi pelanggan saat memesan layanan GoRide, GoCar, atau GoBluebird demi menjaga keamanan bersama. Melalui fitur ini, pelanggan diwajibkan menekan tombol yang menyatakan bahwa ia berkomitmen menggunakan masker, tidak bepergian dalam keadaan kurang sehat, mencuci tangan sebelum dan sesudah menaiki kendaraan, serta melakukan pembayaran nontunai. Mitra driver berhak untuk membatalkan pesanan apabila pelanggan tidak mematuhi protokol kesehatan yang telah disetujui. Fitur ini dihadirkan untuk memberikan ketenangan bagi mitra driver serta pelanggan berikutnya saat bepergian bersama Gojek.

Fitur Ceklis Protokol J3K dan Selfie Verifikasi Masker di aplikasi mitra driver sebagai syarat wajib setiap akan beroperasi. Di fitur Ceklis Protokol J3K, mitra wajib menyatakan bahwa ia dalam keadaan sehat, rutin mencuci tangan, telah mendisinfeksi kendaraan, akan menjaga jarak selagi menunggu orderan, dan menggunakan masker. Kemudian, mitra driver diwajibkan melakukan foto Verifikasi Masker dengan cara berfoto selfie guna memastikan bahwa ia menggunakan masker dengan cara yang tepat dan sesuai dengan protokol kesehatan.

Fitur Geofencing yang membantu mitra driver untuk tetap menjaga jarak aman (physical distancing) dan mencegah kerumunan untuk mendukung Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta. Fitur ini mendeteksi dan memberikan peringatan jika terjadi kerumunan di antar mitra driver saat menunggu penumpang. Demi kesehatan bersama, Gojek akan memberikan sanksi bila terjadi pelanggaran terhadap aturan jaga jarak aman.

Teknologi inovasi Gojek Shield. (Gojek)

 

Rangkaian inovasi J3K dar Gojek terbukti telah membantu konsumen beradaptasi semasa pandemi, sehingga mereka terus terus mengandalkan Gojek untuk beraktivitas. Riset terbaru Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) menemukan bahwa mayoritas konsumen (93%) menganggap keamanan layanan Gojek lebih baik dari standar industri. 

Selain inovasi di atas, Gojek juga menghadirkan tempat penitipan helm, tempat cuci tangan, dan dispenser hand sanitizer yang berkolaborasi dengan Wardah, Antis, dan Godrej, serta dalam menyediakan belasan ribu hand sanitizer di puluhan titik Zona NyAman J3K yang tersedia di lokasi-lokasi strategis, termasuk stasiun dan pusat perbelanjaan. 

Dalam survei yang dilakukan Blackbox, sebuah lembaga survei kredibel yang berbasis di Singapura, bersama Toluna bertajuk “Into The Light: Understanding What Has Changed for Consumers During Covid 19” yang dirilis baru-baru ini, ditemukan bahwa 8 dari 10 responden yang disurvei di Indonesia (91%) memilih Gojek karena dirasa paling membantu konsumen, memberi solusi bagi kebutuhan konsumen, dan proaktif dalam melakukan inisiatif positif selama krisis pandemi COVID-19.

Inovasi terbaru Gojek melengkapi deretan inovasi J3K yang telah dihadirkan sejak awal pandemi, di antaranya pengoperasian layanan Posko Aman J3K bagi mitra driver untuk mengecek suhu tubuh, mendisinfeksi kendaraan, dan mendapatkan paket kesehatan gratis (masker dan hand sanitizer); tampilan informasi suhu tubuh dan status desinfeksi kendaraan mitra driver di aplikasi pelanggan

BACA SELANJUTNYA

Gojek Luncurkan GoScreen, Media Iklan Luar Ruang