Jum'at, 23 Oktober 2020
Dinar Surya Oktarini | Amelia Prisilia : Selasa, 13 Oktober 2020 | 07:30 WIB

Hitekno.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan baru-baru ini mencuri perhatian dengan cuitan yang ia buat terkait halte yang dibakar saat demo tolak Omnibus Law beberapa waktu yang lalu. Dirasa membingungkan, cuitan Anies Baswedan ini tuai kritik dari netizen.

Cuitan Anies Baswedan mengenai halte yang dibakar ini mencuri perhatian usai diunggah akun @aniesbaswedan pada Senin (12/10/2020) hari ini dan langsung menjadi viral di Twitter.

Dalam cuitannya, Anies Baswedan memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran pemerintah provinsi DKI Jakarta dan BUMD untuk penanganan halter yang dibakar akibat aksi massa tolak Omnibus Law pada Kamis (8/10/2020) lalu.

''Apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran Pemprov DKI dan BUMD, juga pihak-pihak lain yang membantu dalam gerebek halte ini. Api boleh membakar haltenya, tapi ilmu dan semangat membangun kembali demi warga tak ikut hangus terbakar, malah semakin menguat'' tulis Anies Baswedan melalui akun @aniesbaswedan.

Pernyataan Anies Baswedan mengenai api yang membakar halte ini yang lalu menuai kritikan pedas dari netizen. Menurut beberapa netizen, seharusnya pemerintah melakukan upaya pencegahan sebelum terjadi aksi vandalisme tersebut.

Cuitan Anies Baswedan mengenai halte yang dibakar saat demo. (twitter/aniesbaswedan)

 

''Kok bisa 'api boleh membakar halte', seharusnya kan dicegah biar halte nggak dibakar. Melakukan mitigasi semua risikonya. Aneh banget'' balas netizen.

''Jadi, membakar halte itu kalau pakai api memang boleh toh?'' komentar netizen lainnya.

Membela Anies Baswedan, seorang netizen menyebut bahwa cuitan Anies Baswedan punya maksud baik namun sengaja diartikan berbeda oleh beberapa orang.

Halte Bus Trans Jakarta Tosari yang hangus dibakar massa. (Suara.com/Oke Atmaja)

 

''Yang dimaksud itu 'api dapat membakar halte, tapi semangat membangun tak ikut hangus', sederhana banget padahal tapi dipelintir 'oh jadi boleh bakar halte?' tolong pinter dikit lah jadi warga'' ungkap netizen lainnya.

Sebelumnya, pada demo tolak Omnibus Law, Kamis (8/10/2020) lalu, Halte Bus Trans Jakarta Tosari hangus dibakar massa. Melakukan perbaikan, pemerintah DKI Jakarta langsung melakukan penanganan fasilitas umum tersebut.

Ditanggapi beragam oleh netizen, cuitan Anies Baswedan mengenai halte yang dibakar saat demo tolak Omnibus Law ini sudah mengumpulkan lebih dari 2.000 retweets dan ribuan balasan dari netizen usai viral di Twitter.

BACA SELANJUTNYA

Bikin Nyesek, Kisah Kucing Oren Tiap Hari Datangi Makam Adiknya