Minggu, 25 Oktober 2020
Agung Pratnyawan : Kamis, 08 Oktober 2020 | 15:25 WIB

Hitekno.com - Omnibus Law UU Cipta Kerja yang baru saja disahkan DPR RI juga ikut ramai diperbincangkan netizen Indonesia di media sosial. 

Namun sayangnya, keramaian netizen yang memprotes ke DPR RI ini sempat salah sasaran ke musisi Korea Selatan seperti diwartakan Hops.id -- jaringan Suara.com.

Seorang rapper dan musisi asal Korea Selatan, DPR LIVE, tiba-tiba mendapat banyak hujatan dari warganet asal Indonesia.

Mereka menyangka bahwa akun Instagram DPR LIVE tak lain merupakan akun resmi dari Dewan Perwakilan Rakyat Repulik Indonesia (DPR RI).

Tak tanggung-tanggung, bahkan DPR LIVE juga banyak menerima kata-kata kasar serta makian.

Menanggapi hal ini, banyak warganet yang meminta maaf dan menjelaskan kesalahpahaman yang terjadi. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh akun @hyejoxxx sebagaimana berikut.

"Aku benar-benar meminta maaf atas banyaknya orang yang berkomentar di uggahanmu dengan bahasa Indonesia. Maaf bila mereka melakukan hal yang memalukan. Mereka semua salah paham karena nama panggungmu Dream Perfect Region (DPR) mirip dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)… Ada semacam masalah besar di negara kami dan orang Indonesia merasa kesal dengan DPR. Jadi, aku ingin meminta maaf jika mereka memenuhi kolom komentarmu," tulisnya.

Musisi Korea Selatan DPR LIVE. (Instagram/ dprlive)

 

Hal senada juga disampaikan oleh akun @michellxxx sebagai berikut.

"Aku minta maaf karena banyak orang yang berkomentar di unggahanmu, mereka tidak bermaksud untuk menghinamu, mereka salah paham, maaf."

Menanggapi banyaknya komentar di Instagram-nya, DPR LIVE pun menanggapinya dengan santai. Ia hanya menulis komentar, "Whats’s up? :0"

Saat ini, unggahan DPR Live yang ramai dikomentari warganet Indonesia telah mendapat lebih dari 110.000 likes.

DPR LIVE sendiri merupakan solois dengan nama asli Hong Da Bin. Ia lahir pada 1 Januari 1993 dan telah berumur 27 tahun.

Debutnya dalam dunia musik dimulai dengan merilis EP berjudul "Coming to You Live" pada 15 Maret 2017 silam. DPR LIVE juga baru saja merilis album studio pertamanya yang berjul "Is Anybody Out There?" pada 3 Maret 2020 lalu.

Itulah kisah protes netizen Indonesia kepada DPR RI soal Omnibus Law UU Cipta Kerja yang sempat salah sasaran ke DPR LIVE seorang musisi Korea Selatan. 

BACA SELANJUTNYA

Terjadi Lagi, Netizen Jual Gedung DPR dengan Harga Murah