Rabu, 25 November 2020

Ngeri, Instagram Masih Simpan Foto dan Pesan yang Sudah Dihapus Pengguna

Pihak Instagram telah mengakui bahwa itu adalah kesalahan besar dan mengatakan hal seperti ini tidak akan terjadi lagi.

Dinar Surya Oktarini
cloud_download Baca offline
Ilustrasi Instagram. (pexels/Oleg Magni)
Ilustrasi Instagram. (pexels/Oleg Magni)

Hitekno.com - Peneliti dari Saugat Pokharel berhasil membongkar kelicikan Instagram dan menemukan bukti bahwa media sosial Instagram masih menyimpan beberapa media serta teks di servernya meski pengguna sudah menghapusnya.

Saugat Pokharel menggunakan fitur 'Download Your Information' dari yang ditambahkan Instagram pada 2018. 

Melalui fitur tersebut, para peneliti Saugat bisa memeriksa semua data yang disimpan Instagram tentang apa saja yang pernah dilakukan pemilik akun Instagram.

Ketika Instagram memperkenalkan fitur ini pada 2018 lalu, mereka menyebut bahwa data pengguna masih disimpan di dalam sistem selama 90 hari dan secara otomatis akan dihapus setelah melewati waktu tersebut.

Namun pada kenyataannya, Saugat menemukan bahwa konten yang dia hapus lebih dari setahun yang lalu masih bersembunyi di sistem Instagram.

Atas kejadian ini, aplikasi milik Facebook tersebut telah mengakui bahwa itu adalah kesalahan besar dan mengatakan hal seperti ini tidak akan terjadi lagi.

Karena berhasil menemukan bug, Instagram juga menghadiahi para peneliti Saugat diganjar senilai 6 ribu dollar AS atau setara Rp 89 juta.

Ilustrasi Instagram di smartphone. [Shutterstock]
Ilustrasi Instagram di smartphone. [Shutterstock]

Selain itu, perusahaan asal Amerika Serikat tersebut mengklaim bahwa masalah bug tersebut saat ini sudah berhasil diperbaiki, dan fitur "Download Your Information" pun sudah bekerja sebagaimana mestinya.

"Peneliti melaporkan masalah di mana gambar dan pesan Instagram yang dihapus seseorang akan dimasukkan dalam salinan informasi mereka jika mereka menggunakan alat Dowload Your Information," kata juru bicara Instagram, seperti dikutip dari The Sun, Minggu (15/8/2020).

"Kami telah memperbaiki masalah ini dan tidak melihat adanya maksud untuk melecehkan kami,'' pungkasnya.

Pihak Instagram juga berterima kasih pada peneliti karena telah melaporkan adanya masalah ini.(Suara.com/Tivan Rahmat)

Terkait

Terkini