Rabu, 25 November 2020

Terlacak, Peretas Akun Twitter Tokoh Dunia Masih 17 Tahun

Pelaku telah meretas akun Twitter tokoh dunia untuk melakukan penipuan Bitcoin.

Agung Pratnyawan
cloud_download Baca offline
Ilustrasi peretas. (Pixabay)
Ilustrasi peretas. (Pixabay)

Hitekno.com - Pelaku peretasan Akun Twitter tokoh dunia belum lama ini akhirnya terlacak. Ternyata pertas tersebut masih berusia 17 tahun, namun sudah bisa membuat geger.

Beberapa minggu lalu, sejumlah akun Twitter milik tokoh ternama telah diretas olehnya untuk melakukan penipuan bitcoin.

Kasus peretasan ini cukup menyita perhatian, mengingat akun Twitter yang dibajak adalah milik orang-orang penting, seperti Bill Gates, Elon Musk, hingga bos Amazon Jeff Bezos.

Tak hanya itu, peretas ini memungkinkan pegawai internal Twitter untuk mengakses akun-akun pesohor tersebut, termasuk mengelola data pribadi mereka.

Beruntung, kasus peretasan ini bisa cepat ditangani pihak terkait. Siapa sangka, dalang utama kasus peretasan sistem Twitter ini dilakukan oleh seseorang asal Tampa, Florida, yang baru berusia 17 tahun.

"Saya ingin memberi selamat kepada mitra penegak hukum federal kami: Kantor Pengacara AS untuk Distrik Utara California, FBI, IRS, dan Dinas Rahasia, serta Departemen Penegakan Hukum Florida," terang Jaksa Negara Andrew Warren seperti dikutip dari Ubergizmo, Minggu (2/8/2020).

Dengan usia yang masih belia itu, Warren mengakui bahwa sang pelaku memiliki potensi besar di dunia digital. Sayangnya, bakat tersebut dilakukan untuk perbuatan ilegal.

Ilustrasi Twitter. (Pixabay/edar)
Ilustrasi Twitter. (Pixabay/edar)

 

"Mereka (penegak hukum) bekerja dengan cepat untuk menyelidiki dan mengidentifikasi pelaku penipuan yang harus saya akui, canggih dan ekstensif," imbuhnya.

Dalam kasus peretasan ini, setidaknya ada 36 akun Twitter orang terkenal yang dilaporkan terkena pembajakan, yang kebanyakan merupakan taipan kaya di Negeri Paman Sam.

Pasca-kejadian ini, Twitter telah menyampaikan permintaan maafnya dan mengklaim telah memperbaiki sistem, serta memperketat keamanan mereka.

Sementara sang pelaku kini sudah diamankan dan tengah menjalani proses hukum di pengadilan AS.

Itulah kabar terlacaknya perteas akun Twitter tokoh dunia yang sempat menghebohkan belum lama ini. Kini pelakukan harus berhadapan dengan hukum AS. (Suara.com/ Tivan Rahmat).

Terkait

Terkini