Sabtu, 08 Agustus 2020
Agung Pratnyawan : Jum'at, 31 Juli 2020 | 19:15 WIB

Hitekno.com - Sempat ramai kasus peretasan akun Twitter beberapa tokoh ternama. Perusahaan platform media sosial ini pun tidak tinggal diam tersebut.

Persuhaan tersebut mulai membeberakan beberapa temuan dari penelidikan aksi peretasan akun Twitter toko-tokoh tersebut.

Kabar paling baru, Twitter menyatakan peretasaan sejumlah akun tokoh dujia tersebut bermula dari serangan spear-phising melalui HP.

Diwartakan Suara.com, Jumat (31/7/2020) mengutip unggahan di blog resmi Twitter, yang kini sudah dihapus, menuliskan peretas menargetkan karyawan tertentu yang memiliki akun di sistem internal mikroblog tersebut.

Twitter menyatakan sudah membatasi akses ke sistem dan perangkat internal sejak kejadian peetasan tersebut.

Ilustrasi Twitter. (Unsplash/Claudio Schwarz)

 

Peretas mengincar 130 akun Twitter dalam pembobolan tersebut, dan telah berhasil mencuitkan sesuati dari 45 akun. 

Selain itu, peretas juga berhasil mengakses kotak pesan 36 akun Twitter dan mengunduh data dari tujuh akun.

Spear-phishing adalah serangan berupa mengirim email seolah-olah berasal dari pengirim yang terpercaya. Peretas melalui email tersebut ingin mendapatkan informasi rahasia dari korban.

Pertengahan bulan ini, akun-akun terverifikasi di Twitter diretas dan mencuitkan permintaan mengirim mata uang kripto bitcoin.

Akun Twitter yang diretas antara lain milik mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama, kandidat presiden AS Joe Biden, selebriti Kim Kardashian dan bos Tesla, Elon Musk.

Aksi peretasan akun Twitter tokoh dunia tersebut membuat platform microbloging ini jadi sorotan. (Suara.com/ Liberty Jemadu).

BACA SELANJUTNYA

Susul Facebook, Twitter Akan Labeli Akun Pemerintah